Asupan Gizi Beragam dan Seimbang untuk Cegah Stunting

KBRN, Palangka Raya: Masalah kurang gizi kronis atau stunting masih menjadi momok bagi Kalimantan Tengah. 

Anak yang mengalami stunting biasanya memiliki tinggi badan yang tidak sesuai untuk anak seusianya. Selain itu, anak memiliki performa buruk pada kemampuan fokus dan memori belajarnya. 

Dosen Gizi dan Dietetika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Agnescia Clarissa Sera, mengatakan pengetahuan ibu erat kaitannya dengan kejadian stunting. Karena itu, perlu terus dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada ibu-ibu hamil atau ibu menyusui mengenai pentingnya asupan gizi harian yang beragam dan seimbang untuk tumbuh kembang anak di 1000 hari pertama kehidupan.

“Saat ibu itu pengetahuannya kurang, asupan makanan seperti apa yang baik untuk dirinya selama hamil untuk anaknya nanti itu tentu akan sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Jadi yang kami upayakan adalah dari segi edukasi gizinya kemudian kita ajarkan bagaimana mengolah makanan saat menyapih, bagaimana mengolah makanan yang berbasis pangan lokal sehingga kebutuhan gizi anak itu tercukupi,” ujarnya beberapa waktu lalu. 

Agnescia mengatakan zat gizi makro yang diperlukan untuk sel-sel bisa bertumbuh yakni protein. Selain itu zat gizi mikro yang juga harus dipenuhi seperti vitamin dan mineral. 

Menurutnya zat-zat gizi yang diperlukan tubuh tersebut tidak bisa diperoleh hanya dari satu jenis makanan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar