Pelaku Usaha Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19 PPKM

KBRN,Palangka Raya : Para pelaku usaha harus mampu menyesuaikan diri dengan pandemi yang berdampak terhadap perekonomian warga, serta menurunkan daya beli masyarakat. Sehingga diperlukan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku usaha .

Kepala Kantor Tenaga Kerja Kota Palangka Raya Mesliani Tara mengatakan instansinya setiap tahun melaksanakan kegiatan pelatihan melaluiBalai Latihan Kerja (BLK) untuk masa pandemi covid-19, dilakukan pula pelatihan kerja bagi tenaga kerja PHK dan dirumahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi terdampak covid-19.

Diantaranya yang pernah dilaksanakan pelatihan menjahit,teknisi komputer dan otomotif roda 4 secara gratis.

” kami berharap ,melalui pelatihan kerja para pelaku usaha dapat mandiri,” kata Mesliani Tara

Sementara itu Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kadin Kalteng Bidang UMKM, Waskiat Pramono Sidik mengatakan di kondisi pandemi covid-19 seperti sekarang para pelaku usaha khususnya UMKM harus kuat untuk bertahan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.Sejumlah usaha yang masih tetap bertahan dipandemi covid-19.Seperti counter hp,digital menjual pulsa atau kouta data, memiliki pertumbuhan yang siknifikan .Berbanding terbalik dengan para pelaku kuliner, yang dibatasi dalam penjualan dan wajib bungkus tidak boleh makan ditempat dampaknya memang lebih terlihat.;

” meski kondisi saat ini tidak stabil akibat pandemi covid-19 dan PPKM namun UMKM harus tetap bertahan,” jelas Waskiat Pramono Sidik

Meski demikian Kadin Kalteng memahami hal tersebut demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 karena saat ini kondisi masih belum aman maka yang diperlukan UMKM bertahan dan memiliki semangat dan mental yang kuat untuk sukses dan maju.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00