Petani Keramba Kalteng Mengeluhkan Harga Ikan Tangkapan Turun Drastis Dampak COVID-19

KBRN,Palangka Raya : Wabah virus covid-19 berdampak pada turunnya harga ikan petani budidaya keramba, Kelompok usaha Bersama-KUB di wilayah Kota Palangka Raya. Penurunan ini hingga mencapai 30 persen. Penurunan harga ikan lokal ini akibat turunnya daya beli masyarakat akan konsumsi ikan lokal dibandingkan daging ayam.

Ketua Kelompok Usaha Bersama-KUB Anak Kahayan Pahandut seberang M. Noor Saifudin selasa (01/12/20) kepada RRI mengatakan ia bersama 18 orang rekannya hingga saat ini masih bertahan di krisis pandemi covid-19.Untuk budidaya ikan mas,patin,bawal sungai dan nila meski harga jual ikan lokal mengalami penurunan,Untuk tetap mengidupkan usaha, meski harga jual ikan menurun bila sudah saatnya panen maka kelompoknya tetap mendistribusikan ikan budidaya yang telah dipelihara untuk di jual.

M. Noor Saifudin mengharapkan pula kedepan bantuan dari pemerintah Daerah tetap diberikan kepada petani keramba,tidak saja untuk kelompok petani ikan perkotaan.Namun juga bagi kelompok petani ikan yang berada di kawasan pinggiran Kota,Karena saat Pandemi covid-19 mengubah banyak hal. Tidak terkecuali juga nasib para petani ikan dan yang paling dirasakan petani ikan budidaya turun nya harga jual ikan hingga mencapai 30 persen. Hal ini tidak sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan saat membudidayakan ikan.

” yah mau bagaimana lagi kondisi saat ini begini kami ,mengikuti saja keadaan yang ada saat ini,” ungkap M. Noor Saifudin

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Indriati Rita Dewi menyampaikan pihaknya tahun 2020 ini berupaya membantu perekonomian para nelayan tangkap juga petani ikan budidaya lainnya dengan bantuan sarana dan parasaranan bibit ikan dan peralatan dalam rangka menunjang perekonomian masyarakat khususnya para nelayan tangkap dan petani ikan budidaya dimasa pandemi covid-19 ini.

” kami berharap kedepan melalui dana APBD Pemko dapat meningkatkan program perikanan di Palangka Raya bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat,” jelas Indriati Rita Dewi

Untuk itu kedepan Dinas Perikanan berupaya untuk memaksimalkan dana apbd yang dimiliki Daerah dalam rangka meningkatkan kualitas produksi ikan lokal daerah dari kepunahan sekaligus berupaya membantu perekonomian petani dan nelayan tangkap di Kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00