Pedagang Jangan Naikkan Harga Sembako Di Luar Kewajaran

KBRN, Palangka Raya : Sejumlah pedagang di pasar tradisional Palangka Raya diminta tidak memanfaatkan situasi pandemi covid 19, dengan menaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat diambang batas normal

Menyikapi adanya kenaikan sejumlah kebutuhan pokok, salah satu pedagang pasar kahayan Supri membenarkan, tidak stabilnya harga kebutuhan pokok, memang terjadi dalam sepekan belakangan ini, jenis komoditi yang alami kenaikan seperti wortel, bawang, dan kentang, karena ketiganya didatangkan dari pulau jawa, naiknya bisa mencapai 10 persen.

“Meski ada kenaikan, masyarakat tetap bisa membeli lantaran membutuhkan untuk makanan pokok dan sektor kuliner, diperkirakan ketidastabilan harga berlangsung sampai akhir tahun,” kata Supri kepada RRI Senin (30/11/20)

Di tempat terpisah Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota Palangka Raya Rawang menegaskan, pelaku usaha yang sengaja mengambil keuntungan seperti menimbun barang, disaat kondisi masyarakat terjepit, akan menerima sanksi tegas, salah satunya berupa pencabutan ijin usahan.

“Kami tidak menampik, dalam setahun sejumlah pasar pasti ada terjadi gejolak harga, umumnya saat hari besar keagamaan dan mendekati pergantian tahun seperti sekarang ini, tetapi intensitas waktunya tidak berlangsung lama, kurang lebih sekitar dua minggu, namun kalau lebih dari sebulan, ada indikasi permainan harga di tingkat pedagang,” bebernya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00