Media Massa Turut Berperan Memberi Edukasi Keuangan Secara Benar

KBRN,Palangka Raya : Otorotas Jasa Keuangan –OJK Provinsi Kalimantan Tengah berupaya memberikan edukasi kepada media massa terkait penyebar luasan informasi mengenai ekonomi , dan industri jasa keuangan secara benar. Berbagai kegiatan diantaranya dengan Journalist Class.

Menurut kepala OJK Kalimantan Tengah Otto Fitriandy kepada rri sabtu (28/11/20) mengatakan sebagai bentuk tanggung jawab OJK terhadap kontribusi media sebagai pemangku kepentingan agar optimalnya diseminasi seputar jasa keuangan dan hal lainnya.Maka yang dianggap perlu oleh masyarakat khususnya masalah perkreditan di masa pandemi covid-19 ini,perlu pula peran media untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

” Dimasa pandemi covid-19 ini sektor perkreditan khususnya untuk UMKM lebih dipermudah,” kata Otto Fitriandy

Sementara itu Guru Besar STIE Perbanas Prof Abdul Mongid antara lain menyampaikan perlu adanya pembinaan atau pendampingan bagi UMKM untuk menggerakan ekonomi produktif bangkit di pandemi covid-19 ini menggunakan sistem syariah dengan modal sedekah atau dono,”di Pulau jawa peran OJK cukup besar juga perbankan dalam menerapkan sistem ekonomi syariah.”kata Prof Abdul Mongid

Lain hal yang disampaikan Juru Bicara OJK Pusat Sekar Putih Djarot bahwa untuk sinergi dalam kebijakan menjaga stabilitas sektor riil dan sektor jasa keuangan ,OJK memberikan kebijakan seperti memberikan ruang gerak bagi sektor riil dalam restrukturisasi kredit atau penilaian kualitas dengan satu pilar .Menjaga stabilitas pasar keuangan melalui pelarangan short selling , buyback seham tanpa RUPS, asymmetric auto rejection,perubahan trading dan jam bursa.

” secara riil OJK memberikan kebijakan bagi UMKM dalam restrukturisasi kredit,” jelas Sekar Putih Djarot

Selain itu Sekar mengatakan ,dalam hal penjaminan UMKM ,OJK berkoordinasi dengan Kementrian Keuangan dalam rangka perumusan kebijakan pelaksanaan penjaminan yang terkait dengan perbankan .juga OJK juga memberikan informasi kepada Kemenkeu terkait kriteria perbankan yang dapat menerima penjaminan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00