Nelayan Tangkap Juga Perlu Modal Usaha di Tengah Pandemi covid-19

KBRN,Palangka Raya : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap terus memberikan fasilitasi dengan menggandeng perbankan dan lembaga penyedia modal usaha untuk memberikan akses permodalan kepada nelayan yang memerlukan .

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Indriati Rita Dewi kepada RRI senin 30/11/20) mengatakan tahun 2020 ini dalam upaya perbaikan perekonomian masyarakat di bidang perikanan telah dilakukan pembenahan di bidang perikanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat seperti kegiatan sarana dan prasarana budidaya perikanan yang dilaksanakan pada 10-11 September 2020 yakni dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana budidaya perikanan serta pelatihan cara budidaya ikan yang baik –CBIB seperti kolam,bibit,ikan lele dan nila ,perlengkapan kolam hingga pakan ikan. Selain itu kegiatan Pengembangan Unit Pembenihan Rakyat-UPR dilaksanakan pada 1-2 Oktober 2020 memberikan bantuan peralatan pembenihan ikan ,pakan ikan serta bantuan bibit ikan lele dan nila juga pengadaan sarana dan prasarana untuk kelompok unit pembenihan rakyat –UPR.

” kami melakukan berbagai program ini dalam upaya membantu meningkatkan perekonomian nelayan kecil agar saat melakukan penangkapan memiliki kekuatan hukum,” jelas Indriati Rita Dewi

Sementara itu Ketua Kelompok Usaha Bersama-KUB Anak Kahayan Pahandut seberang M. Noor Saifudin kepada RRI mengatakan ia bersama 18 orang rekannya hingga saat ini masih bertahan di krisis pandemi covid-19.Untuk budidaya ikan mas,patin,bawal dan nila meski saat ini insentif berupa modal usaha belum ada.Namun hanya berupa bantuan peralatan budidaya ikan saat pandemi ini tetap dimanfaatkan KUB Anak Kahayan untuk eksis dan tetap bertahan dimasa sulit seperti sekarang ini karena daya beli masyarakat juga turun di saat pandemi covid-19 ini.

” ya akibat daya beli masyarakat menurun saat ini ,kami terpaksa mengikuti saja kondisi yang ada,” terang M. Noor Saifudin

M. Noor Saifudin mengharapkan pula kedepan, bantuan dari pemerintah Dearah tetap diberikan kepada petani keramba.Tidak saja untuk kelompok petani ikan perkotaan namun juga bagi kelompok petani ikan yang berada di kawasan pinggiran Kota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00