Normal Baru , Picu Harga Ayam Dan Bawang Di Palangka Raya Naik Dua Kali Lipat

KBRN, Palangka Raya: Mendekati acara puncak keagamaan dan banyaknya pesta pernikahan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Palangka Raya merangkak naik, antara lain bawang merah dan ayam potong. 

Roliansyah salah satu pedagang di pasar tradisional di Palangka Raya mengatakan, seiring keadaan normal baru, masyarakat banyak mengadakan acara pesta pernikahan dan acara keagamaan, memicu harga ayam potong naik hingga dua kali lipat.

"Kenaikan sebesar 10 persen dan sejumlah pasar rata sudah naik harga ayam potong, ini juga disebabkan tingginya permintaan, karena saat ini banyak kegiatan dan acara keagamaan, awalnya Rp29 ribu per kilogram sekarang sudah tembus di harga Rp 40 ribu per kilogram," kata Roly kepada RRI, Minggu (25/10/20)

Disamping ayam harga bawang merah juga naik sebesar Rp 35 ribu perkilo, padahal sebelumnya Rp 30 Ribu,  sebab lain kenaikan,  karena tingginya permintaan masyarakat teradap daging ayam potong dan bertepatan di Bulan Oktober, puncaknya acara pernikahan dan keagamaan.

Menyikapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan kota palangka raya Rawang mengecam, pedagang yang sengaja menaikkan sembako di atas ambang, bila ketahuan sengaja, pihaknya tidak segan memberikan tindakan tegas pencabuta ijin, dan teguram lisan.

“Di saat pandemi covid 19 ini, jangalah dimanfaatkan untuk meraih keuntungan berlipat, karena kasihan masyarakat, sedang alami kesulitan ekonomi,” katanya. 

Kendati demikian, pihaknya, yakin kenaikan harga tidak berlangsung lama, bulan depan dipastikan sejumlah harga kembali normal sedia kala, seiring gencarnya pengawasan yang dilakukan oleh satgas pangan di tingkat pedagang dan distributor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00