Geliat Ekonomi Selama Pandemi Pacu Kestabilan

KBRN, Palangka Raya : Kenormalan baru yang sudah diterapkan sejauh ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi dan menggeliatkan iklim usaha bagi Indonesia secara umum dan Kalimantan Tengah khususnya. Hasilnya, saat ini sejumlah aspek perusahaan dan perdagangan di Kalimantan Tengah kini mulai bergairah . Lalu bagaimana proyeksi dan kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari.

Kepada RRI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Rihando, ,Selasa (15/09/2020) mengungkap, pertumbuhan ekonomi Kalteng banyak ditopang sector pertambangan pertanian, industry pertanian dan kelapa sawit atau CPO. Di satu sisi selama pandemic covid 19 ini, pendapatan Kalimantan Tengah masih ditopang oleh dua sekotr yang mendominasi, sementara ekspor berkurang khusus CPO. Rihando juga mengungkap bahwa produksi batubara masih stabil,

“Walaupun terjadi penurunan harga batu bara global . di satu sisi sector pariwisata hotel dan restoran sangat berdampak hingga megalami penurunan” , jelasnya.

Sementara itu, seorang pengamat ekonomi yang juga akademisi Universitas Palangka Raya , Miar menyatakan optimis kondisi perekonomian akan terus terjaga.  Ia meminta kalangan pelaku usaha , pariwisata , pedagang, dan pekerja dan buruh untuk terus bangkit dan bergerak maju di saat pandemic covid 19. Semua harus terus bekerja maksimal dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“seluruh penggerak ekonomi bangsa untuk terus kreatif dan mencari bentuk usaha sampingan yang memiliki peluang,” jelasnya.

Pandemi covid 19 memang memukul telak kondisi perekonomian negara di seluruh dunia. Merosotnya daya beli dan lesunya geliat sector usaha dan industry perlu didorong dan terus dipacu untuk mencegah kemerosotan lebih jauh. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00