219 Ribu Lebih Pekerja di Kalteng Diajukan untuk Terima Subsidi Upah

KBRN, Palangka Raya: Sebanyak 219 ribu lebih data pekerja di Kalimantan Tengah diajukan untuk menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah pusat.

Salah seorang pekerja calon penerima subsidi upah di Palangka Raya, Rahimi, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah.

“Pastinya untuk yang diperlukan lah untuk sembako, ya nambahi sedikit lah utk kelahiran anak nanti kan,” ujarnya usai mengikuti pertemuan virtual penyerahan BSU secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (27/8/2020). Rahimi mengatakan ia bersama banyak pekerja lainnya terkena dampak pandemi Covid-19.

Di tempat yang sama, Kepala BPJamsostek Cabang Palangka Raya, Royyan Huda, mengatakan pihaknya telah mengajukan data 219.983 pekerja se-Kalteng untuk menerima subsidi upah. Namun data tersebut akan diperiksa kembali oleh Kementrian Keuangan. Untuk memastikan calon penerima BSU belum menerima bantuan sosial lain dari pemerintah seperti Program Keluarga Harapan atau Bansos lainnya.

“Nah yang punya kewenangan penuh memverifikasi data itu adalah dari kementrian keuangan. Karena setelah validasi yang kami lakukan di internal BPJamsostek kami sampaikan ke kemenakertrans, kemenakertrans juga memvalidasi terlebih dahulu sesuai kriteria, apakah mereka sudah dipastikan berupah di bawah lima juta, apakah memang mereka peserta aktif, apakah mereka juga bukan peserta dari peserta non instansi pemerintah dan BUMN serta BUMD. Bukan pekerja konstruksi dan mereka dalam posisi memang bukan peserta yang sudah tidak aktif lagi,” tuturnya.

Royyan Huda menjelaskan penyaluran bantuan tahap pertama dibagi beberapa batch. Untuk batch I sebanyak 2,5 juta pekerja yang menerima bantuan subsidi upah. Lebih lanjut dijelaskan Kepala BPJamsostek Cabang Palangka Raya uang bantuan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing pekerja dari pemerintah pusat. Pekerja menerima subsidi upah sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan dan akan dibayarkan per dua bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Syahril Tarigan, berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah merealisasikan bantuan subsidi upah. Diharapkan dari 219 ribu lebih pekerja Kalteng yang diajukan nama dan rekeningnya semua lolos verifikasi dan mendapat bantuan subsidi upah.

“Kita juga berharap supaya penyalurannya bisa dalam waktu dekat sehingga uang yang masuk ke Kalteng bisa menggerakan perekonomian kita,” ujar Kadisnakertrans Kalteng.

Syahril Tarigan mengatakan jumlah angkatan kerja di Kalimantan Tengah sebanyak 1,3 juta orang. Menurutnya dengan 219 ribu lebih pekerja yang diajukan menerima bantuan subsidi upah berarti lebih dari 10 persen dari total angkatan kerja di Kalteng telah menjadi peserta aktif BPJamsostek dan memenuhi syarat untuk menerima bantuan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00