Peserta BPJS yang Menunggak di Atas 6 Bulan Dapat Relaksasi Tunggakan

KBRN, Palangka Raya: Sebanyak 188 ribu lebih peserta BPJS Kesehatan di Kalimantan Tengah menunggak pembayaran iuran bulanan. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Muhammad Masrur Ridwan, dalam sosialisasi implementasi Peraturan Presiden 64 Tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan, Rabu (26/8/2020).

Dikatakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya agar status kepesertaan tetap aktif di masa pandemi Covid-19, kartu peserta dapat diaktifkan kembali hanya dengan melunasi tunggakan paling banyak 6 bulan.

“Yaitu karena Covid pemerintah memberikan keringanan kepada masyarakat dan badan usaha itu hanya membayar 6 bulan tunggakannya itu sudah bisa aktif lagi pesertanya kartunya itu. Jadi sisa tunggakannya dicicil sampai dengan bulan Desember 2021. Misalnya tunggakannya 24 bulan. Bayar aja 6 bulan dulu itu sudah aktif bisa dipakai berobat,” ujarnya.

Menurutnya, relaksasi tunggakan ini hanya berlaku selama masa pandemi Covid-19 atau hingga akhir tahun 2020. Tahun selanjutnya, pengaktifan kepesertaan dengan melunasi seluruh tunggakan sekaligus.

Lebih lanjut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya ini menjelaskan iuran yang harus dibayarkan peserta sesuai Perpres 64 Tahun 2020 yakni sebesar Rp 150 ribu untuk peserta Kelas I, Rp 100 ribu untuk Kelas II dan Rp 42 ribu atau hanya dibayarkan Rp 25.500 untuk peserta Kelas III mandiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00