Perusahaan di Kalteng Banyak Tak Daftarkan Karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan

KBRN, Palangka Raya: Perusahaan besar swasta di Kalteng masih banyak yang tidak melaporkan jumlah karyawan yang sebenarnya. Akibatnya, banyak pekerja yang masih belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Demikian dikatakan Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Kalimantan Tengah, Karliansyah. Untuk itu, Karliansyah meminta agar BPJamsostek dapat mengubah mekanisme perekrutan peserta.

“Ketika ada pekerja atau serikat yang melaporkan dan mendata atau meminta menjadi anggota itu segera direkrut langsung. Setelah itu wajib perusahaan membayarkan. Jangan kita melaporkan dikembalikan lagi ke perusahaan, ini yang kurang pas menurut saya,” ujarnya kepada RRI, Selasa (11/8/2020).

Seperti diketahui, pemerintah saat ini sedang mempersiapkan subsidi upah bagi pekerja sektor formal yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta. Data pekerja non PNS, non pegawai BUMN/BUMD atau instansi pemerintahan diambil dari peserta aktif di BPJamsostek.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan  Tengah, Rivianus Syahril Tarigan, mengakui masih ada pekerja yang belum didaftarkan oleh perusahaan untuk menjadi anggota BPJamsostek.

“Oleh sebab itu maka kami senantiasa juga mendorong supaya perusahaan-perusahaan mendaftarkan pekerjanya termasuk tadi yang tidak aktif jumlahnya cukup banyak ya. Memang sekarang di BPJS ada semacam sistem on off dan sebagainya. Kita harapkan semua aktif, karena selama tidak aktif perlindungannya tidak jalan,” tutur Kadisnakertrans Kalteng dalam zoom meeting membahas Program Subsidi Gaji Peserta BPJamsostek.

Kadisnakertrans Kalteng mengatakan dari data Wajib Lapor Ketenagakerjaan, jumlah pekerja formal se-Kalimantan Tengah tercatat sebanyak 135.629 pekerja. Sementara data yang sudah valid nomor rekeningnya di BPJamsostek Cabang Palangka Raya per 11 Agustus baru sekitar 1.253 pekerja. Hingga kini BPJamsostek masih terus melakukan rekap data pekerja beserta nomor rekening masing-masing untuk calon penerima subsidi gaji dari pemerintah pusat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00