Pendapatan Nelayan Turun Drastis, Dislutkan Ajak BUMN Lakukan Pembinaan

KBRN, Palangka Raya : Pendemi Covid-19 berdampak kepada semua sektor, termasuk perikanan. Seperti yang dialami oleh salah seorang nelayan tangkap di Kota Palangka Raya, Iful (39), warga Flamboyan Bawah. Ketika dibincangi RRI, bapak satu anak ini mengeluhkan tangkapan ikan sungai yang sempat menurun selama beberapa bulan lalu dikarenakan situasi pandemi, terutama di awal-awal penyebaran virus  pada bulan April menuju Mei.

“Penurunan tangkapan ikan ini disebabkan karena pembatasan sosial, tidak hanya aktivitas masyarakat di darat tapi juga di air, khususnya bagi nelayan sungai. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap pendapatan saya setiap hari. Gini-gini aja saya rasa. Meskipun sungai sudah surut,” ujarnya, Jumat (7/8/20).  

Disamping itu, daya beli masyarakat terhadap ikan sungai selama pandemi juga menurun, lantaran sedikit yang berbelanja di pasar karena takut terjangkit virus, mengingat pasar besar merupakan salah satu klaster penyebaran Covid-19. 

Dampak dari daya beli menurun tersebut, harga ikan menjadi mahal, sehingga nelayan juga enggan menjual ke pedagang. Kendati demikian, dirinya hanya bisa merasa pasrah lantaran pekerjaan nelayan pasti tidak menentu keuntungannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan -DISLUTKAN  Kalimantan Tengah, Darliansjah mengaku, nelayan merupakan salah satu masyarakat terdampak yang telah diberikan bantuan sosial dari pemerintah daerah.  

Selain itu, Darliansjah membeberkan, pihaknya juga telah menjajaki kerjasama dengan Perum Perikanan Indonesia milik BUMN terkait pembinaan nelayan, sehingga hasil tangkap dari nelayan Kalteng, termasuk budidaya akan dibeli oleh perusahaan tersebut menggunakan klaster dan pelabuhan milik pemerintah provinsi. 

“Setelah itu ada juga upaya dalam peningkatan PAD akan memanfaatkan peraturan daerah retribusi, seperti pelayanan pelabuhan, penggunaan pabrik es, bongkar muat ikan, tambak kapal nelayan,” imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00