Sah Saja Usaha Kembali Dibuka Selama Covid-19, Asalkan Ada Aturan Ketat

KBRN, Palangka Raya : Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran telah menyurati walikota serta bupati agar mengizinkan kembali pembukaan usaha masyarakat, seperti tempat hiburan malam, tempat  wisata, karaoke dan lainnya.

Hal tersebut terbukti, dengan kembali beroperasinya kapal wisata susur sungai di Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Namun dengan syarat yang harus dipenuhi,  salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat kepada pengunjung dan para pekerja. 

Koordinator Aliansi Pengusaha, Pegiat Seni Budaya, Wisata, dan Hiburan Kota Palangka Raya, Syafrudin Pasaribu kepada RRI mengharapkan, para pengusaha karaoke dan tempat hiburan lainnya bisa menyusul untuk buka karena jasa hiburan ini bisa memberi manfaat menggerakkan ekonomi warga. 

Syafrudin meyakini, sebagai awal telah disetujuinya pengoperasian kapal wisata, juga akan dilanjutkan dengan persetujuan dibukanya lagi semua sektor usaha, lantaran dalam pertemuan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Wakil Wali Kota Umi Mastikah didampingi Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani beberapa waktu lalu, telah disepakati beberapa hal termasuk penerapan aturan secara tertulis yang harus dipatuhi. 

"Keresahan dari rekan-rekan pengusaha dan pegiat seni budaya dan hiburan di Kota Palangka Raya yang hingga kini belum bisa beraktivitas. Dikarenakan aturan untuk pencegahan Covid-19," tambah Syafrudin. 

Sementara itu, salah seorang pengamat sosial asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Muhammad Gumarang menganggap wajar jika masyarakat meminta kepada pemerintah kembali mengizinkan pembukaan tempat usaha, lantaran Kalteng pernah direkomendasikan oleh pemerintah pusat, sebagai salah satu wilayah yang menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

Pemerintah provinsi maupun kabupaten juga lanjut Gumarang, sudah seharusnya memberikan kesempatan kembali UMKM untuk memulihkan perekonomian. Sehingga, mencegah masyarakat terus-terusan tidak bekerja.

"Untuk pemulihan ekonomi, jadi new normal ini kan hakikatnya untuk pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, apapun aktivitasnya, sah saja selama ada mitigasi dilakukan oleh pemerintah. Nah, saat ini pemerintah sudah melakukan mitigasi," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00