Kalteng Mampu Topang Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program Food Estate

KBRN, Palangka Raya : Langkah awal pemerintah pusat,  mengoptimalkan 30 ribu hektar lahan di dua Kabupaten yakni Kapuas dan Pulang Pisau, sebagai lokasi penge,bangan Food Estat sangatlah tepat, sebagai langkah penting menuju swasembada pangan di tengah perekonomian dunia yang sedang bergejolak .

Menyikapi hal tersebut, Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Tengah Baini, SP.M.Ap optimis, sosok 4 Menteri yang ditunjuk Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Food Estate, memiliki kompetensi mumpuni untuk mewujudkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional, bahkan bukan menutup kemungkinan, hasil dari sumber daya alam melimpah tanaman pangan, dapat di ekspor ke luar negeri.

"Yang jelas untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri sudah sangat berlimpah, dan kita yakin 4 Kementerian yang ditunjuk mengelola lahan di kalteng dapat menjawab kepercayaan publik, dan Pemerintah Pusat,” Ungkap satu satunya ASN di Kalteng Calon Doktor kepada RRI Rabu (15/7/20)

Baini menambahkan, dalam upaya mendukung terwujudnya lumbung pangan nasional di Kalteng, pihaknya rutin mengecek tanaman dari serangan hama, karena perlindungan tanaman sangat penting terlibat langsung dan mendampingi di sentra produksi pertanian.

“Saat ini kami sudah sebar petugas pemantau hama di dua lokasi, baik di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, dan kecamatan Pandih Batu Desa Belanti Siam Kabupaten Pulang Pisau, keduanya mendapat jatah pengembangan seluas 30 ribu hektar masing masing untuk Kapuas 20 ribu hektar sedangkan 10 ribu hektar untuk Pulang Pisau,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00