Rentenir Berkedok Koperasi Marak, Pinjaman Dari Perbankan Jadi Solusi

KBRN, Palangka Raya : Akibat himpitan ekonomi yang dialami pelaku usaha kecil dan menengah,  memaksa pedagang meminjam uang kepada rentenir berkedok koperasi, meski dengan syarat pengembalian disertai bunga berlipat, pedagang tak ada pilihan demi keberlangsungan dagangan di pasar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalimantan Tengah Ati Mulyati menyesalkan ulah rentenir berkedok koperasi yang ada di Kalimantan Tengah,  sebab di tengah pandemi corona saat ini, pedagang sudah sangat terdampak penghasilannya, kemudian diperparah dengan masih adanya praktek sejumlah oknum dengan modus meminjamkan uang disertai bunga tinggi.

“Jelas praktek semacam ini sudah keluar dari tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggotannya dengan pinjaman bungan menurun,” kata Ati kepada RRI Jum’at (10/7/20)

Solusi untuk mengatasi kesulitan pedagang yang terjebak meminjam ke rentenir, pihaknya bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan, meminta pihak perbankan memberikan pinjaman kepada dengan bunga kecil kepada para pedagang disertai dengan syarat mudah, cukup dengan melampirkan e KTP.

“Hasilnya sebagian bank sudah menerapkan,salah satunya Bank Rakyat Indonesia  memberikan pinjaman kepada pelaku usaha dengan nilai pinjaman  2 hingga 5 juta rupiah, digunakan sebagai modal usaha,” ujarnya.

Tentunya dengan bunga yang relatif kecil serta pesyaratan mudah. Diharapkan langkah tersebut, dapat meringankan beban pelaku usaha dan mempermudah meningkatkan roda perekonomian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00