Kelancaran Distribusi Gabah Petani Pengaruhi Harga

KBRN, Palangka Raya : Akses jalan darat yang terhubung dari desa menuju ke Kabupaten, berpengaruh besar terhadap kesejahteraan para petani di Kalimantan Tengah, pasalnya petani seringkali kesulitan menjual hasil tanamannya lewat jalur darat, akibat jalan rusak.

Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan Dan Hortikultura H Baini, S.P.M.Ap mengatakan, jalan jalan di Kalimantan tengah belum 100 persen terhubung, sehingga jalur transportasi air masih jadi alternatif petani untuk menjual hasil tanamannya.

“Kita sering mendengar keluhan dari petani, mereka terkendala akses jalan dalam menjual hasil tanamannya ke perkotaan, terkadang sebelum dipasarkan sudah dibeli para spekulan, ini yang membuat harganya anjlok dan kalah bersaing,” kata Baini kepada RRI Kamis (28/5/20)

Kendati demikian, Pemerintah tetap berupaya membangun akses jalan tembus terutama desa yang masih terisolasi di Kalimantan Tengah, terbaru jembatan samba di Kabupaten Katingan, mulai dioperasionalkann meskipun belum diresmikan oleh Gubernur Kalteng, hal ini tujuannya, untuk mempercepat roda perekonomian masyarakat setempat, sebab tak dapat dipungkiri, jalur darat lebih cepat daripada jalur sungai terkait pengiriman barang dan secara otomatis, hal ini juga berpengaruh terhadap kesejahteraan petani hasil dari penjualan tanamannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00