DJKN Kalselteng Apresiasi Pemanfaatan BMN RRI Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Palangka Raya bekerja sama dengan pihak ketiga membangun lapangan mini soccer di belakang kantor RRI. 

Proses pembangunan lapangan mini soccer sampai sekarang masih berlangsung. 

Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah kosong di belakang Kantor RRI Palangka Raya untuk dijadikan lapangan mini soccer ini mendapat pendampingan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka Raya. 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah, Ferdinan Lengkong, berkesempatan meninjau langsung lokasi pembangunan mini soccer di belakang Kantor RRI Palangka Raya. 

Ferdinan mengapresiasi pemanfaatan aset BMN oleh RRI Palangka Raya sebagai pengguna. Rencana pemanfaatan lahan di belakang Kantor RRI sudah tercetus sejak 2019 akhirnya dapat terealisasi setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. 

Menurutnya, saat ini tidak mudah untuk mengajak satuan kerja mengoptimalkan BMN. 

"Bagaimana aset yang luar biasa besar ini dimanfaatkan kadang satker tidak terlalu merespon dengan baik. Saya apresiasi Pak Apral dan tentunya seluruh jajaran RRI. Tentu ini sinergi dan kolaborasi yang baik sehingga bisa membuat terobosan menyewakan aset BMN. Melihat aset BMN yang dimanfaatkan dengan baik dan optimalkan," ucapnya saat berkunjung ke RRI Palangka Raya, Kamis (11/8/2022). 

Kepala Kanwil DJKN Kalselteng menambahkan pemanfaatan lahan di belakang kantor RRI menjadi lapangan mini soccer akan diikutsertakan dalam Kompetisi Inovasi Manajemen Aset (Koin Emas) tahun 2022. 

Sementara itu, Kepala Stasiun LPP RRI Palangka Raya, Apral Miswirawan, mengatakan sebelum negoisasi dan sepakat dengan pihak ketiga untuk membangun lapangan mini soccer, RRI berkonsultasi dengan pihak KPKNL untuk menentukan nilai/harga sewa yang wajar. 

Menurutnya, pembangunan mini soccer di lahan belakang kantor LPP RRI Palangka Raya memenuhi unsur ekonomi dan sosial yakni bermanfaat bagi lingkungan sekitar. 

Lapangan mini soccer yang dibangun pihak ketiga rencananya bertaraf nasional sehingga selain untuk latihan rutin bisa digunakan apabila ada kejuaraan daerah maupun kejuaraan mini soccer nasional.

"Pertama kita sewakan 3 tahun sesuai saran KPKNL. Tentunya nanti akan ditingkatkan lagi. Dari DJKN juga memperhatikan bahwa RRI Palangka Raya adalah satu instansi pemerintah yang telah berbuat untuk menyewakan lahannya dan dimasukkan dalam Program Koin Emas. Kita akan buat videonya untuk penilaian di tingkat nasional," ujarnya. 

Kepala Stasiun LPP RRI Palangka Raya menambahkan sebagai pengguna BMN, RRI berupaya memanfaatkan aset seperti imbauan Presiden dan Menteri Keuangan. 

"Kita harus bisa memanfaatkan aset dengan benar sehingga aset itu memberikan manfaat, nilai dan PNBP dengan melakukan sewa kepada pihak ketiga tentunya mengikuti aturan yang berlaku," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar