Raih Adipura Diperlukan Sinergi

KBRN, Palangka Raya : Dalam meraih Predikat Adipura nampaknya sulit teruwujud di Palangka Raya, pasalnya tumpukan sampah perhari mencapai 100 ton, sehingga kejayaan tahun 90 an saat meraih adipura tinggal angan angan.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengungkapkan timbulan sampah  di kota terus meningkat, salah satu penyebabnya proses pilah sampah dari rumah belum diterapkan masyarakat, sehingga masih ditemukan di sejumlah depo, sampah dalam jumlah yang banyak hingga mencapai 100.000 kg. Padahal sebelumnya gencar di sosialisasikan, terkait pengelolaan melalui komponen kegiatan penanganan dan dan pengurangan sampah melalui Dinas Lingkungan Hidup.

“Kita terus berupaya menyadarkan masyarakat terhadap pengelolaan sampah, salah satunya melalui depo di permukiman, bukan malah didukung, malah mendapat penolakan, inilah yang kita miris,” kata Walikota. Jum'at  (1/7/22)

Oleh sebab itu pihaknya membuat berbagai kebijakan strategis, untuk mengurangi timbulan sampah. Karena jika tidak tertangani dengan baik hal itu akan menjadi beban bagi pemerintah. Pengurangan sampah harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha, agar sebisa mungkin membatasi produksi sampah khususnya sampah plastik yang sulit terurai

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar