Stimulus Untuk Modal Masih Dibutuhlan Pelaku Usaha

KBRN, Palangka Raya : Stimulus untuk permodalan masih dibutuhkan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk modal usaha, dan mengembangkan usaha dalam berinovasi berdaya saing guna membangkitkan perekonomian di Kalteng.

Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Lintas Asosiasi, Frans Martinus,SE stimulus atau bantuan modal sangat dibutuhkan para pelaku usaha, meskipun pemerintah sudah mencabut aturan pemakaian masker dengan tujuan agar aktifitas masyarakat kembali normal termasuk bagi para pelaku usaha untuk membuka usahanya kembali.

"Kadin Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kalimantan Tengah berperan penting mendampingi para pelaku usaha untuk melancarkan jika ada pelaku usaha terkendala dalam mendapatkan Bantuan modal dari perbankan yang masif terus dilakukan, sejauh ini pihaknya Kadin terus melakukan pendampingan alhasil banyak pelaku usaha yang tertolong dilancarkan untuk mendapat stimulus namun harus sesuai data yang ada atau berbasis data,"jelas Frans, Jumat (20/05/2022).

Hal senada diutarakan Akademisi Ekonomi UPR, Fitriah Ustarinah, dirinya sangat sependapat bahwa stimulus untuk permodalan bagi pelaku usaha tetap dilakukan, karena jika stimulus ini tidak ada maka pelaku usaha yang merosot pendapatannya maka tidak mampu melakukan inovasi.

"Pemerintah harus hadir alokasi dan mengkucurkan anggaran bagi pelaku usaha dengan kebijakannya, hal ini penting bagaimana kebijakan strategis bagi pelaku usaha, namun ada evaluasi terhadap pelaku usaha yang mendapat stimulus, karena penting bagi pelaku usaha yang mendapat stimulus harus ada keberlanjutan,"tuturnya.

Pelaku usaha merupaka ujung tombak untuk pemulihan ekonomi, sehingga dibutuhkan perhatian serius dari pemerintah jika ingin perekonomian di Kalteng dapat bangkit dan pulih kembali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar