Kick Off Penandatanganan Kontrak Barang dan Jasa Serentak se-Kalteng

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Kick off Penandatanganan Kontrak Barang dan Jasa Serentak se-Kalimantan Tengah, Senin (17/1/2022). Pelaksanaan kick off dilaksanakan secara Hybrid yakni secara langsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng dan secara virtual diikuti pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng.

Sebanyak 151 paket Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten dan Kota se-Kalteng Tahun Anggaran 2022 dengan Pagu senilai Rp 99 Milyar dan total nilai Kontrak sebesar Rp 76 Milyar lebih ditandatangani secara bersama-sama.

Sementara untuk Perangkat Daerah Lingkup Pemprov Kalteng secara keseluruhan terdapat 17 Perangkat Daerah baik Dinas, Badan dan Biro dengan total sebanyak 299 paket dan nilai Kontrak Rp 110 Milyar lebih.

Demikian dilaporkan Pj. Sekda Kalteng, Nuryakin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Leonard S. Ampung.

Lebih lanjut Asisten II Setda Kalteng tersebut mengatakan terdapat 6 perangkat daerah Peserta Kick Off Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2022 yang melakukan simbolis penandatanganan yaitu Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalteng, Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalteng, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Provinsi Kalteng, Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalteng dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng. Dana bersumber dari PAD, APBD, dan DAK Non Fisik, dengan total nilai kontrak masing-masing lebih dari Rp 5,4 Milyar.

“Perangkat Daerah baik tingkat Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/ Kota, diharapkan sedapat mungkin menghindari permasalahan lelang yang gagal atau batal, di samping Pengadaan Barang dan Jasa harus dilakukan tepat waktu, karena keterlambatan dapat berpengaruh pada dinamika perekonomian di daerah. Maka dari itu, dengan dimulainya pengadaan barang dan jasa di awal tahun seperti saat ini, akan berdampak positif pada meningkatnya perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang diwakili Wagub Edy Pratowo mengatakan kegiatan Kick off serentak dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahuh 2015 Tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

"Percepatan pelaksanaan pengadaan barang/jasa Pemerintah dimaksudkan untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan Pemerintah, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah serta sebagai penggerak utama bagi pembangunan sektor lainnya sehingga memunculkan pergerakan positif bagi setiap sektor pembangunan. Oleh karena itu dalam Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, setiap Pengguna Anggaran untuk menyelesaikan proses Pengadaan Barang/Jasa pemerintah paling lambat akhir bulan Maret tahun anggaran berjalan khususnya untuk pengadaan jasa konstruksi yang penyelesaiannya dapat dilakukan dalam waktu 1 tahun," ujar Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng.

Wagub Edy Pratowo mengingatkan bupati/wali kota dan para pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka percepatan pembangunan daerah terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, untuk lebih fokus dan memberikan perhatian khusus terhadap sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Pendekatan utama yang dilakukan secara simultan dan didukung dengan komitmen pembiayaan serta konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan tentu akan mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalteng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar