Badan Pemeriksa Keuangan RI Luncurkan Website Strategic Foresight

KBRN, Palangka Raya: Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menghadiri Grand Launching Pendapat (Strategic Foresight) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kegiatan ini dihadiri secara virtual dari Ruang Rapat Wagub Kalteng, Kamis (21/10/2021). 

Acara ini mengusung tema “Membangun Kembali Indonesia dari Covid-19 : Skenario, Peluang dan Tantangan Pemerintah yang Tangguh”.

Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna, membuka secara resmi Grand Launching Pendapat. Pada kesempatan tersebut dilakukan peluncuran Website Strategic Foresight BPK sebagai sarana komunikasi, publikasi dan pemantauan dari hasil-hasil Foresight BPK.

Agung Firman Sampurna menyampaikan BPK memiliki tingkatan peran yang mengelompokkan dengan apa yang disebut dengan Piramida Maturitas Peran SAI (Supreme Audit Institution). Dalam Piramida tersebut, terdapat Oversight yang pertama mendorong upaya pemberantasan korupsi, meningkatkan transparasi, menjamin terlaksananya akuntabilitas dan meningkatkan ekonomi, efisiensi, etika, nilai keadilan dan keefektifan. 

Menurutnya, semua peran tersebut terwujud dalam pemeriksaan yang dibentuk oleh BPK RI baik pemeriksaan atas laporan keuangan, pemeriksaan kinerja, pemeriksaan tertentu dengan tujuan diantaranya pemeriksaan investigasi untuk mendukung penegakan hukum.

Bagian kedua dari peran BPK RI adalah insight, yakni mendalami kebijakan dan masalah publik. Peran insight dilakukan oleh BPK RI dalam bentuk memberikan pendapat kepada Pemerintah/ Lembaga Perwakilan Badan dan Badan lainnya terkait dengan upaya untuk memperbaiki tata kelola secara komprehensif. 

Terakhir, peran foresight yakni membantu masyarakat dan pengambil keputusan untuk memilih alternatif masa depan. Dalam peran foresight dilakukan dengan memberikan gambaran atau deskripsi kepada pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya atas masa depan yang diharapkan. Peran tersebut belum pernah dilakukan oleh BPK sebelumnya.

Agung mengatakan dengan dirampungkannya Foresight BPK untuk pertama kali, maka BPK akan menjadi BPK ke-12 di dunia yang telah mencapai peran tertinggi ini menjadi BPK ke-2 di Asia setelah Korea Selatan dan yang pertama di Asia Tenggara.

Harapan atas Foresight yaitu skenario yang disajikan dalam Foresight BPK ini bukanlah prediksi tentang masa depan, tetapi sarana untuk melihat kembali berbagai asumsi tentang masa depan. Selain itu, masyarakat dan para pengambil keputusan dapat memantau indikator atau sighpost yang berguna untuk mengidentifikasi skenario yang sedang menjadi realitas melalui website Strategic Foresight BPK serta menginspirasi pemerintah pusat dan daerah untuk memulai menerapkan Strategic Foresight. (Sumber: MMC Kalteng)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00