Pengembangan Tambak Udang Vaname untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Kalteng

KBRN, Palangka Raya: Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mendorong percepatan pembangunan kawasan Tambak Udang Vaname/Shrimp Estate di Kabupaten Sukamara. 

Hal ini sebagai salah satu terobosan dalam upaya pemulihan ekonomi di Kalimantan Tengah. Dalam arahan kepada jajarannya, gubernur Sugianto Sabran juga berharap agar pembangunan Shrimp Estate ini dapat menjadi model nasional. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, mengatakan sinergitas dan kerja sama akan ditingkatkan untuk melaksanakan tugas mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) budidaya udang Vaname di Sukamara. 

Program Shrimp Estate yang rencananya dibangun di lahan seluas 40 ha ini diminta agar terintegrasi dengan wisata dan industri perikanan.

Kelengkapan fasilitas yang akan dibangun diantaranya 5 klaster tambak, irigasi tambak, IPAL, Lab Kesling dan Lab nutrisi pakan, hatchery, cold storage, dan pabrik pakan.

“Kita kalau ekspor secara langsung belum ada. Tetapi sementara ini bahwa ada beberapa perusahaan yang langsung membeli di lokasi. Ke depan kita rancang, agar difasilitasi oleh kementrian lembaga terkait untuk bisa ekspor. Untuk itu dengan skala besar mungkin kita bisa ekspor,”ujarnya. 

Sementara itu, menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yudo Herlambang, dalam upaya pemulihan ekonomi saat ini banyak hal bisa dilakukan salah satunya dengan membuat terobosan-terobosan. Namun, lanjut Yudo, dalam menginvestasikan anggaran dalam sebuah program perlu diperhatikan dampak bergandanya (multiplier effect). 

“Rencana pengembangan Tambak Udang Vaname di Sumakara ini apabila memang itu nantinya bisa berhasil itu tentu bisa membuka lapangan kerja baru, kemudian yang pasti mengoptimalkan potensi yang ada di sana. Namun perlu diperhatikan juga bagaimana infrastruktur di sana. Dengan adanya rencana Pak Gubernur untuk mengembangkan di sana yang pasti infrastruktur di sana akan mengikuti dan akhirnya itu menciptakan multiplier effect yang cukup baik,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng kepada RRI, Senin (18/10/2021). 

Yudo Herlambang mengatakan Tambak Udang Vaname di Sukamara dapat dihubungkan dengan proyek Food Estate. Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng ini, kualitas, kuantitas dan ukuran udang Vaname dari Sukamara sebaiknya dipromosikan terlebih dahulu untuk melihat minat pasar khususnya pasar luar negeri. 

“Sehingga menurut hemat saya perlu kita jajaki lebih dulu. Kita promosikan produknya. Kita kirim dulu ke perwakilan perdagangan Indonesia yang ada di luar negeri, bagaimana responnya baru kita mengetahui ini diminati,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00