Harga Daging Ayam Tinggi, Diduga Ada Permainan

KBRN, Palangka Raya : Harga daging ayam ditingkat peternak dibandingkan di pasaran setelah Lebaran melambung tinggi. Sehingga masyarakat menduga ada permainan harga.

Hal tersebut diperkuat juga berdasarkan pantauan di Pasar Kahayan, Minggu (16/5/21) pagi. Harga daging ayam ras naik drastis sekitar Rp 45 ribu perkilogram. Padahal, peternak hanya menjual dikisaran Rp18 ribu saja.

"Sampai saat ini saya masih menjual dikisaran harga normal saja mas," ujar salah seorang peternak yang menolak menyebutkan namanya.

Sedangkan salah seorang pembeli, Feri (30), mengeluhkan kenaikan harga ayam ras hingga Rp 45 ribu ini. Padahal menurutnya Lebaran sudah lewat beberapa hari.

"Iya mahal benar ya. biasanya di bawah Rp 40 ribu. Padahal sudah lewat Lebaran," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang Nurlaila menyebut, kenaikan daging ayam sudah terjadi sebelum Idul Fitri. Diakuinya, harga normal daging berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp36 ribu. 

"Iya naik mas. Malahan sebelum Lebaran. Sekarang Rp 45 ribu per kilonya. Memang naik dari sananya. Harga ayam bulat aja Rp 40 ribu," ungkapnya.

Dengan adanya kenaikan harga daging tersebut lanjut Nurlaila, membuat daya beli masyarakat menurun. Sehingga masih banyak tersisa, bahkan mampu dijual lagi pada malam harinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00