Bank Kalteng Siap Bantu Ratusan Bumdes Di Kalteng

KBRN, Palangak Raya : Ratusan Badan Usaha Masyarakat Desa (Bumdes) Di Kalimantan Tengah telah mengikuti program scale up yang diselenggarakan selama dua hari di gedung diklat Bank Kalteng, dari kegiatan tersebut Bumdes percontohan, diharapkan mampu menularkan wawasannya  kepada Bumdes yang selama ini belum aktif. 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Bumdes Indonesia Kalimantan Tengah Sri Harini Margaretha, S.Sos, M.Si mengatakan keberadaan bumdes di tengah masyarakat bertujuan meningkatkan pendapat asli daerah di pedesaan, ketika memiliki anggaran yang memadai, secara otomatis bumdes dapat mensejahterakan masyarakatnya, dan terobosan bumdes atas dasar sinkronisasi dan aspirasi dari masyarakat setempat, selanjutnya diakomodir bumdes sampai membentuk sebuah usaha kemasyarakat di pedesaan.

"Setiap perusahaan pasti menginginkan kemajuan dalam bisnisnya, begitu halnya dengan bumdes, tetapi dalam meraih keuntungan tentu tidak sama dengan harga pasar, makanya melalui program penambahan modal dari pemerintah, bumdes ke depannya dapat mengembangkan usaha lebih banyak, demi mensejahterakan masyarakat di pedesaan," kata Sri Harini kepaa RRI Minggu (11/4/21)

Lebih jauh dikatakan, dalam mengembangkan usaha, bumdes menyesuaikan dengan potensi yang ada di daerah setempat, tentunya melalui musyawarah tertinggi, hingga menemukan usaha yang cocok, tidak boleh mengada ada, tetapi real di lapangan

Sementara itu dari total 1000 lebih bumdes di Kalteng, yang aktif sekitar 600, akhirnya diseleksi kembali hingga terpilih mengikuti program scale up sebanyak 100 bumdes, diharapkan menjadi percontohan bagi desa lainnya yang belum aktif mengembangkan usahanya.

Di tempat terpisah, Direktur Umum Dan Keuangan Bank Kalteng yang selama ini menjadi mitra kerja bumdes, Selanor Wanda,SE,M.Si mengatakan, dalam membangun Provinsi Kalteng yang sangat luas, diperlukan kerjasama antar semua lini, karena baik bumdes dan  bank Kalteng memiliki tujuan sama, yakni menggerakkan laju perekonomian masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Kehadiran bumdes yang didukung penambahan modal oleh pemerintah dan dari perbankan, diharapkan mampu mengembangkan usaha yang tidak memberatkan kantong masyarakat, sebab di tengah pandemi covid 19 saat ini, ekonomi masyarakat benar benar sangat terdampak dan terpuruk.

"Intinya bumdes sebagai perwakilan dari pemerintah harus bisa mengayomi seluruh kepentingan masyarakat di pedesaan, usaha yang dirintis sebaiknya menyesuaikan kebutuhan masyarakat di pedesaan dengan harga terjangkau," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00