Jangan Jadikan Anak Pengamen Jalanan

KBRN,Palangka Raya : Kasus ekploitasi anak yang masih terjadi di Kota Palangka Raya dampaknya akan mempengaruhi kualitas pendidikan anak mengingat anak yang terekploitasi tersebut masih menuntut ilmu bagi pendidikannya di masa depan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana-P3A PPKB Kota Palangka Raya Sahdin Hasan jumat (050321) menjelaskan orang tua diminta tidak melakukan ekspolitasi anak usia sekolah seperti harus menjadi pengamen atau berjualan di pinggir jalan ,karena dampaknya dapat mengganggu mental dan tumbuh kembang si anak karena tugas anak masih harus menuntut ilmu bukan sebaliknya mencari napkah.

” banyak saya lihat di pasar besar itu, anak yang diekpolitasi dan memang ada yang mengendalikan ini melanggar hak anak untuk bersekolah,” jelas Sahdin Hasan

Sementara itu ketua lembaga perlindungan anak LPA Provinsi Kalimantan Tengah RA Setiyo Hidayati  mengharapkan peran dari Dinas terkait seperti Dinas Sosial untuk dapat menertibkan atau menjaring anak-anak umur sekolah yang di pekerjakan orang tuanya.

” ini menjadi tugas Dinas maupun Instansi terkait seperti Dinsos untuk mengurus anak yang dieksploitasi orang tuanya atau bahkan anak terlantar,” kata Setiyo Hidayati

Untuk itu peran Dinas Sosial dan Satpol PP kota Palangka Raya dalam melakukan aksi penertiban di sejumlah tempat seperti pasar dan komplek pertokoan yang kerap ditemukan anak anak yang menajdi pengemis atau peminta minta mengais rupiah dari belas kasih orang dapat segera menertibkan nya. karena masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat ini seperti ekploitasi anak kedepan tidak semakin marak terjadi diKota Palangka Raya yang kian maju dan berkembang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00