Anggaran Covid-19 Kalteng 2020 Belum Terserap Maksimal

KBRN, Palangka Raya: Dari total sekitar Rp 500 milyar Biaya Tak Terduga yang dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kalteng tahun 2020, total anggaran yang digunakan hanya Rp 217 milyar. 

Demikian dilaporkan Ketua Pansus Pengawasan Anggaran Pandemi Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah, Freddy Ering, pada Rapat Paripurna (internal) DPRD Kalteng, Senin (1/3/2021). 

"Dana yang direalisasikan hanya Rp 217 milyar saja. Rp 57 milyar untuk kesehatan, Rp 2,5 milyar untuk dampak ekonomi, Rp 131 milyar lebih untuk jaring pengaman sosial," ujar Freddy Ering. 

Dikatakan dalam tugas pengawasan Pansus berkoordinasi dengan Forkopimda Kalteng. 

Pansus juga mengawasi penyaluran bansos pemerintah kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Dari hasil reses yang dilakukan ke daerah-daerah di Kalteng ditemukan sejumlah masalah diantaranya data penerima bansos yang tidak sinkron, tumpang tindih dan tidak tepat sasaran. 

Freddy Ering menambahkan tujuan pengawasan Pansus diantaranya mengawal kebijakan Pemda selama masa pandemi Covid-19, bentuk nyata fungsi pengawasan DPRD Kalteng, serta memberi rekomendasi kepada Pemda untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kalteng. (Sep)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00