Program 100 Hari Kerja Kapolri, Polda Kalteng Akan Terapkan E-TLE

KBRN, Palangka Raya : Sejumlah Polda sudah mulai bersiap untuk menerapkan electronic traffic law enforcement (E-TLE) sebagai bagian dari program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Menurut Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, segala sesuatu yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat akan dilakukan melalui elektronik. Misalnya kepengurusan SKCK, pembuatan SIM, hingga tilang kepada pengendara di jalan.

Meskipun sejauh ini penerapan E-TLE masih dalam ruang lingkup beberapa Polda, namun diakui Eko Saputro, pihaknya telah mempersiapkan hal demikian guna mendukung program 100 hari kerja Kapolri.

Sebagai tahapan awal penerapan tilang elektronik, Kabid Humas  mengatakan, akan melakukan bimbingan Sumber Daya Manusia (SDM) agar tidak salah dalam menerapkannya di lapangan.

Dijelaskan Eko Saputro, E-TLE ini akan difokuskan pada beberapa pelanggaran yang sering dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Di antaranya, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Adapun untuk sanksi yang akan diterapkan bagi para pelanggar E-TLE, paling fatal pemblokiran STNK. Dengan begitu, pemilik kendaraan yang tertangkap melakukan pelanggaran dan tidak segera membayar sanksi maka tidak akan bisa membayar pajak sebelum menyelesaikan denda E-TLE.

"Semua pelayanan akan terintegrasi dalam satu wadah berupa teknologi. Hal ini tentu memudahkan masyarakat dalam mengurus SIM, ke Samsat, membuat SKCK hingga pelanggaran tilang," tambah Kombes Pol Eko Saputro, Jumat (26/2/21).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00