Ditegur Disnakertrans, Puluhan Karyawan Kembali Dipekerjakan

KBRN, Palangka Raya : Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tiga karyawan oleh pihak Perusahaan Sawit PT Flora Nusa Perdana berujung pelaporan dari masyarakat kepada pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah.

Kejadian ini bermula ketika tiga karyawan diminta untuk bekerja pada hari Minggu di akhir bulan Desember 2020 lalu.

Namun, permintaan tersebut ditolak oleh ketiganya dengan alasan ingin ibadah minggu. Terlebih pada saat itu masih dalam rangka suasana Natal dan Tahun Baru.

Diantara ketiga karyawan itu, ada yang sudah bekerja selama tujuh tahun namun masih berstatus sebagai buruh harian lepas dan diduga juga tidak terakomodir di dalam BPJS Tenaga Kerja.

Akibat peristiwa tersebut, menimbulkan rasa empati dari rekan-rekannya sebagai bentuk solidaritas. Sehingga sebanyak 37 karyawan lain mendatangi manajemen perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas untuk menyampaikan permohonan pengunduran diri.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak Disnakertrans melakukan pemanggilan pihak perusahaan agar segera menyelesaikan kejadian tersebut tanpa ada satupun pihak yang dirugikan, kemudian aktivitas di perusahaan bisa kembali berjalan seperti biasa.

Kepala Disnakertrans Syahril Tarigan menegaskan, pihaknya meminta perusahaan menjalankan  semua aturan. Kemudian pihak manajemen bisa menjalin komunikasi yang baik dengan semua karyawan.

"Pihak perusahaan bisa mematuhi segala rekomendasi yang telah tercantum. Termasuk mempekerjakan kembali karyawan," ungkapnya.

Sementara itu bagian Humas PT Flora Nusa Perdana Aji menjelaskan, PHK secara sepihak tersebut bukan keinginan dari pihak manajemen tapi murni dilakukan asisten tanpa sepengetahuan pihaknya.

Aji pun membantah jika terdapat informasi bahwa pihak perusahaan tidak menjalankan aturan dari pemerintah karena sejak karyawan bersangkutan diterima bekerja, telah diminta untuk mengisi form identitas serta pemberitahuan hak dan kewajiban serta aturan yang harus dijalankan oleh semua karyawan.

"Kami akan menjalankan rekomendasi dari pihak Dinaskertrans untuk mempekerjakan kembali ketiga karyawan dan 37 orang lainnya yang telah mengundurkan diri tersebut," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00