Cegah Munculnya Balapan Liar, Generasi Milenial Diarahkan Ikut Komunitas Motor

KBRN, Palangka Raya : Kepolisian mendorong generasi milenial ikut komunitas motor, ketimbang melakukan kebut kebutan dijalan atau balapan liar, agar resiko kematian yang menimpa anak muda, akibat kecelakaan dijalan, dapat dihindari

Hal ini diungkapkan Kasi Keamanan Dan Keselamatan Ditlantas Polda Kalimantan Tengah Iptu Supriyanto kepada RRI.  Dikatakan, aksi balapan liar seringkali meresahkan masyarakat dan pengguna jalan, bahkan dampaknya dapat mecelakakan diri sendiri dan orang lain.

“Untuk di Kota Palangka Raya sendiri, kawasan yang sering dijadikan arena balapan liar di depan sma negeri satu  sekitar stadion sanaman mantikei dan jalan Adonis samad arah bandara, aksi tersebut dilakukan pada malam sampai dini hari. Dan untuk mengantsipasi terjadinya balapan liar, pihak kepolisian sering menggelar razia rutin,” kata Supri kepada RRI Rabu (02/12/20)

Supriyanto mengapresiasi munculnya banyak komunitas motor di Kalteng belakangan ini, sebab apa yang dilakukan oleh sejumlah komunita tersebut sangat positif, salah satunya apa yang dilakukan oleh komunitas biker shubuhan, mereka melakukan road show di waktu shubuh menyampaikan dakwah dan edukasi tentang pentingnya agama ke sejumlah masjid, juga apa yang dilakukan komunitas sepeda motor lainnya, aktif bergerak di bidang sosial.

Terkait aksi bali yang sering dilakukan generasi muda, seorang Psikolog Muda Di Palangka Raya Gloriana menilai, aksi kebut kebutan di jalan salah satu upaya untuk menyalurkan hobi terpendam dari generasi milenial yang tidak kesampaian menjadi seorang pembalap.

“Umumnya remaja ingin mencari jati diri ingin dianggap sebagai seorang yang jantan kalau ikut balapan, meskipun resiko kematian mengancam, lantaran tidak dilengkapi alat penagaman diri saat balapan,” katanya

Pihaknya menyarankan, lebih baik generasi muda yang memiliki hobi balapan, menyalurkan pada jalur yang sebagai pembalap resmi, daripada harus kebut kebutan di jalan, dampaknya membahayakan bagi pengguna jalan, bahkan bisa merenggut nyawa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00