Polda Kalteng Siap Antisipasi Kerawanan Keamanan Pilkada

KBRN, Palangka Raya : Polda Kalimantan Tengah telah memetakan tiga daerah cukup rawan dan dua daerah yang ikut diantisipasi dalam hal keamanan pilkada Kalteng 2020. Untuk mengantisipasi kerawanan tersebut , Polda Kalteng menggalakkan sejumlah stretegi diantaranya mempersiapkan pasukan Bawah Kendali Operasi atau BKO yang siap diterjunkan di polres-polres di Kalimantan Tengah.

Kepada RRI, Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah , Kombes Pol Hendra Rohmawan, Rabu (2/12/2020) mengatakan, jajarannya telah menggali secara dini ancaman keamanan yang ada terutama di 5 kabupaten kota di Kalteng. wilayah itu adalah Kotim, Kobar, Kapuas, Katingan, dan Seruyan. Polda Kalteng telah menyiapkan pasukan dan bantuan BKO dan personil sesuai permintaan dan kebutuhan pengamanan TPS. Selain itu, unit Brimob atau Brigade Mobil diberdayakan sebagai pasukan cadangan untuk militer kepolisian yang disiapkan untuk back up. Sehingga akan disiapkan rayonisasi back up pasukan dengan jumlah satu pleton di polres yang membutuhkan.

“Selain itu polisi juga sudah siap dengan Operasi Mantap Praja (OMP) dimana sudah diselenggarakan arahan virtual dan juga sudah dilakukan sosialisasi ke tingkat kepolisian terkeci,l” jelasnya.

Sementara itu, seorang pengamat politik Palangka Raya, Jovano Palenewen, mengungkapkan, penyelenggara pilkada tahun ini harus dilakukan ekstra kerja kerja. Di tengah sisnisme dalam konteks covid yang dibangun masyarakat, mau tak mau penyelenggara harus memberikan stimulasi dan pendidikan politik  dan juga mencoba mempersuasi masyarakat untuk datang ke TPS.

“Karena angka partisipasi politik di pilkada kaltengini cukup rawan karena dilakukan di masa pandemic covid 19,” jelasnya.

Faktor keamanan menjadi sangat penting dan krusial saat penyelenggaran pilkada agar tetap kondusif. Tentu langkah pemetaan dan antisipasi harus diapresiasi dan didukung oleh masyarakat dengan ikut mnejaga kondusifitas dan mengawal pilakda tetap damai dan tenang. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00