Masa Belajar Dirumah Tetap Diberlakukan, Selama Belum Ada Edaran Tatap Muka

KBRN, Palangkaraya : Masa belajar di rumah jangan dimanfaatkan segelintir anak anak, untuk banyak bermain, tetapi diminta mengerjakan tugas dengan serius yang sudah diberikan tenaga pendidik, melalui sambungan jarak jauh.

Hal ini ditegaskan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Mofit Saptono Subagio kepada RRI. Seiring belum terbitnya surat edaran baik dari  Menteri dan Gubernur Kalteng, yang menginstruksikan membuka kembali sekolah dan belajar tatap muka, maka sistem daring tetap masih berlaku, dan kebijakan tersebut wajib dipatuhi tiap jenjang pendidikan yang ada di Kabupaten dan Kota. Maksudnya dianjurkan lebih banyak di rumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain, agar perkembang biakan covid 19 dapat diputus.

“Kita tekankan kepada semua sekolah dan Orang Tua, untuk memberikan pengertian kepada anak anak,  kebijakan ini bukan sekedar liburan, tetapi meski tidak sekolah, anak anak tetap aktif belajar di rumah atau jarak jauh dengan gurunya,” kata Mofit kepada RRI Sabtu (29/11/20)

Mofit menambahkan, pemberian tugas bagi peserta didik di lokasi yang jauh dari akses internet, dapat dilakukan secara manual, melalui pesan berantai dapat diteruskan kepada peserta didik lainnya, dan pihaknya kembali menegaskan kebijakan ini bukan sekedar liburan pada umumnya, tetapi peserat didik tetap dalam pengawasan guru dan orang tua dalam mengerjakan tugas, bahkan harus lebih aktif mengulang pelajara di sekolah, sampai virus corona benar benar mereda di Kalteng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00