Simulasi Penghancuran, Raider Yonif Antang Bebaskan Tawanan di Gedung RRI

KBRN, Palangka Raya : Dalam rangka pemantapan Raider Yonif R 631 Antang tahun 2020, Korem 102 Panju Panjung menggelar simulasi pembebasan tawanan dan penghancuran, sejak tanggal 23 hingga 28 November 2020. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Taman Alam Tangkiling, Kampus Universitas PGRI Palangka Raya, Tower Pemancar Jalan Hiu Putih, Kantor Kecamatan Jekan Raya, SMAN 5 Palangka Raya, Terminal AKAP W.A Gara, Galian Pasir Kelampangan, Komplek Karanggan, Kantor KONI Kalteng dan RRI Palangka Raya. 

Menurut Danrem 102 Panju Panjung, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, latihan penguatan pertahanan negara tersebut sesuai dengan Surat Perintah Pangdam XII Tanjungpura tanggal 13 Agustus 2020 tentang Direktif Latihan Pemantapan Prajurit dalam mengatasi situasi negara jika dalam keadaan darurat. 

Dijelaskan Danrem, meskipun hanya sebatas latihan, simulasi dibuat seperti kejadian sebenarnya, misalnya tindakan pembebasan penyanderaan dan aksi penyelamatan oleh TNI di sejumlah gedung milik pemerintah. 

"Semata-mata dilakukan untuk melindungi segenap masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan perintah Pangdam Tanjungpura. Kami terus berkoordinasi, baik dengan pemerintah daerah maupun instansi di bawah kementerian karena menggunakan fasilitas milik negara juga," tambah Danrem, Jumat (27/11/20).

Senada diungkapkan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Korem, Mukalil. Meskipun dirinya tidak mengetahui secara spesifik latihan tersebut, namun diakui Mukalil, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah provinsi dan instansi lainnya dibawah naungan kementerian di Jakarta agar kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik, misalnya dengan  gubernur dan Kepala LPP RRI Palangka Raya. 

"Dalam melaksanakan operasi khusus, memerlukan prajurit-prajurit yang terampil secara perorangan dan memiliki integritas yang tinggi. Sehingga mampu bermanuver diberbagai bentuk medan dan cuaca serta mempunyai kemampuan cepat senyap," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00