Sirkuit Motocross Di Tengah Kota Palangka Raya, Di Tutup Sementara

KBRN, Palangka Raya : Sirkuit motocross yang baru saja dibangun di tengah tengah kota Palangka Raya, akhirnya ditutup sementara waktu, guna menghindari kerumunan massa dan menekan tingginya angka penderita suspect covid 19, yang kini mencapai 4 ribu lebih se Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kalimantan Tengah Faleri Tuwan mengakui, olah raga balap motor selama ini telah menjadi daya tarik masyarakat, apalagi keberadaannya di tengah kota, jadi tontonan gratis masyarakat, padahal tujuan membangun sirkuit tersebut, untuk sarana latihan atlet yang dipersiapkan meraih medali di pekan olah raga nasional Papua 2021. Dan tahun ini Dispora kalteng membuat terobosan baru, dengan memaksimalkan lahan di depan gor serba guna dan depan stadion sepak bola tuah pahoe, membuat dua sirkuit moto cross.

“Seiring perkembangan pandemi covid 19 di kota palangka raya hingga saat ini belum menurun, maka pihaknya memutuskan jadwal latihan dan event skala kecil di sirkuit tjilik riwut di tutup sementara waktu, sebagai upaya memutus mata rantai covid 19, dan akan dibuka kembali sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” Kata Faleri kepada RRI Minggu (23/11/20)

Sementara itu, sejak pertama kali sirkuit motocross di uji coba oleh sejumlah croser umum dan atlet PON, masyarakat berbondong bondong menyaksikan kebolehan croses menjajal kuda besinya, ada yang nonton di pinggir jalan dan juga di sekitar sirkuit, tak pelak kondisi semacam ini, mengakibatkan arus lalu lintas macet, dan rawan menimbulkan kerumunan massa, padahal sebelum adanya kebijakan menutup sementara sirkuit, pengelola merilis jadwal latihan mulai senin sampai minggu untuk berbagai macam kelas antara lain kelas mx kids, mx/gtx dan maintenance, akhirnya dibatalkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00