Peringkat Dua SKB Isi Formasi Kosong CPNS

KBRN, Palangka Raya : Tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB)  CPNS telah berakhir. Para peserta tinggal menunggu pengumuman terakhir pada 30 Oktober mendatang. 

Namun, penerimaan CPNS tahun 2019 lalu masih menyisakan 17 ribu formasi kosong, lantaran tidak ada peminat dan tidak ada satupun peserta CAT seleksi kompetensi dasar (SKD) lolos dalam satu formasi. 

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas, Sri Putri Pertiwi, pihaknya telah menggelar tes SKB kepada 381 peserta selama tiga hari pada tanggal 19 hingga 21 September lalu dan tinggal menunggu pengumuman akhir 30 Oktober nanti. 

Menurut Sri, berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 61 tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018, bahwa formasi kosong akan diisi dengan kombinasi antara sistem ranking untuk memilih tiga terbaik di setiap formasi yang kosong, serta adanya nilai minimum kumulatif sebesar 255 yang harus dipenuhinya agar peserta tetap berkualitas.

"Misalnya, terdapat peringkat dua terbaik di salah satu formasi. Setelah integrasi nilai SKD dan SKB. Peserta tersebut tidak lolos di formasi awal yang dipilih, namun berpeluang mengisi di formasi kosong tapi dengan unit dan jabatan yang sama dengan yang dilamar sebelumnya," tambah Sri. 

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Desi Dotriana Novita Asi, mengatakan, dalam menentukan formasi kosong, pihaknya pasti mengacu kepada peraturan Menpan-RB karena berlaku secara nasional. 

Dijelaskan SKB CPNS dilaksanakan sejak 15 hingga 20 September atau kurang lebih enam hari. Dari pelaksanaan tes selama enam hari tersebut, diketahui ada sekitar 200 orang yang mengikuti tes. 

"Sementara itu, pengumuman hasil tes SKB masih menunggu dari BKN sekitar akhir bulan ini atau awal bulan depan," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00