Dosen Positif Covid-19, Universitas Palangka Raya Lockdown Dua Minggu

KBRN, Palangka Raya : Guna mencegah penyebaran Covid-19, mengingat sudah ada beberapa dosen di Universitas Palangka Raya (UPR) yang positif, Rektor Andrie Elia mengambil kebijakan untuk memberlakukan aktivitas terbatas, baik perkuliahan maupun perkantoran selama dua minggu sejak Sabtu (24/10/20).

Andrie Elia mengatakan, penutupan tersebut berdasarkan Surat Edaran Rektor UPR Nomor 4587/UN24/TU/2020 tentang Penutupan Sementara Lingkup Terbatas Kampus UPR karena Waspada Pandemi Covid-19 ditandatangani per tanggal 24 Oktober 2020.

Dalam Surat Edaran tersebut, bahwa lingkup penutupan diutamakan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) dan unit terkecil yang civitas akademikanya pernah riwayat kontak erat dengan pasien positif. 

"Semua aktivitas diupayakan  secara daring kecuali untuk hal yang mengharuskan secara langsung karena kesehatan para peserta didik, masyarakat di lingkungan kampus adalah paling utama," ungkapnya, Selasa (27/10/20).

Sementara itu, Dekan FEB, Danes Jayanegara membenarkan hal tersebut. Dikatakan Danes, kebijakan rektor ini diberlakukan dalam rangka menyikapi kondisi ada beberapa civitas akademika UPR yang dinyatakan positif Covid-19.

Dirinya pun memastikan, meskipun ada pembatasan, pekerjaan  tetap berjalan secara Work From Home (WFH), namun tidak ada dosen dan mahasiswa yang datang ke kampus. Semua kegiatan dapat terlaksana secara online melalui media zoom atau lainnya. 

"Sesuai instruksi rektor, semua pegawai tetap mengisi kehadiran dan pelaporan pelaksanaan tugas. Pengisian kehadiran dilakukan pada platform yang telah disediakan dalam aplikasi. Bagi yang merasa sakit, silahkan periksa ke dokter atau klinik kesehatan," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00