Sejumlah Sungai Di Kalteng Meluap. Rendam Puluhan Rumah Di Barito Utara

KBRN, Palangka Raya : BMKG Palangka Raya memperkirakan, cuaca ekstrem masih akan terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah dalam seminggu ke depan, dan hal yang perlu diantisipasi masyarakat, adalah munculnya banjir dan tanah longsor di daerah perbukitan pada pertengahan malam.

Menurut Kasi Dan Informasi BMKG Palangka Raya Anton Budiono, dampak musim hujan disertai la nina, membuat curah hujan tinggi.

“Dampaknya sebagian sungai di wilayah Kalteng meluap salah satunya sungai bengaris anak sungai Barito di Muara Teweh, meluber ke permukiman, sehingga puluhan rumah terendam banjir,” kata Anton kepada RRI Senin (26/10/20)

Di tempat terpisah Pembina Tagana Kalimanta Tengah Farid Wajedi telah menyiagakan seluruh personil di 13 Kabupaten 1 Kota, khususnya di bantaran sungai daerah rawan bencana banjir.

“Seluruh tim telah disiapkan peralatan lengkap untuk proses evakuasi dan penyelamatam lansia maupun anak anak, dan tiap daerah sudah dibentuk kampung siaga bencana, manakala bencana datang sudah siap,” kata Farid

Sementara itu, dampak peralihan musim dari kemarau ke musim hujan,, masyaralat perlu mewaspadai timbulnya wabah penyakit berbahaya diantaranya demam berdarah, malaria, dan covid 19.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr. Fransiska. Menurutnya ada dua pola menghindari terjangkitnya wabah penyakit yakni rajin mencuci tangan, konsumsi makanan sehat dan istirahat yang cukup, mengingat munculnya bibit penyakit tergantung dari kebiasaan yang dilakukan sehari hari.

“Kami berharap masyarakat tidak menganggap remeh kebiasaan kecil yang mendatangkan manfaat kesehatan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati. intinya semua tenaga medis selalu menyarankan kepada masyarakat, terapkan pola hidup sehat,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00