Semasa Pandemi, Pesangon Boleh Dibayarkan Bertahap

KBRN, Palangka Raya : Di masa pandemi, Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK menjadi suatu hal yang tidak bisa dihindari lagi. Namun melakukan PHK juga tetap harus mengikuti aturan yang ada yakni memberikan pesangon walaupun harus dilakukan bertahap.

Kepada RRI, Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Kota Palangka Raya Meisliani , Senin (19/10/2020) mengungkapkan, pemerintah memahami terjadinya penurunan pendapatan oleh pihak perusahaan. Namun dalam hal PHK perusahaan tidak boleh berdalih merumahkan kemudian memutuskan hubungan kerja secara sepihak. Walaupun terjadi penurunan omset selama pandemic, diharapkan pihak perusahaan tetap membayar pesangon walaupun secara bertahap atau diangsur.

“Namun demikian , pihak perusahaan tetap harus bersikap adil dan bijaksana jika melakukan PHK,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Serikat Buruh Seluruh Indonesia atau SBSI Kalimantan Tengah, Hatir Sata Tarigan mengungkapkan, pihak perusahaan dan buruh sebaiknya membicarakan hak pesangon ini.  Hal ini harus dibuktikan dengan adanya akuntan public sehingga buruh bisa memaklumi jika pesangonnya tidak utuh.

“Dalam hal ini yang diharapkan dari pihak buruh dalah keterbukaan dan political will dari perusahaan untuk berlaku adil dan bijaksana,” jelasnya

Memang di masa pandemic, kebanyakan perusahaan mengalami kondisi krisis dan dilematis. Namun sikap adil dan bijaksana tetap harus dikedepankan agar persoalan terhadap buruh dan perusahaan tetap berjalan sesuai koridor yang diharapkan. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00