Tunggakan Perekaman E Ktp : 17 ribu 190 orang.

KBRN, Palangka Raya : Warga kota Palangka Raya memadati Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya, untuk  melakukan perekaman e ktp.

Salah seorang warga Utami mengakui, sudah 3 tahun belum mendapatkan fisik e ktp, padahal sudah melakukan perekaman, keterlambatan tersebut lantaran Disdukcapil kekurangan blangko fisik, sehingga tunggakan mencapai 17 ribu lebih.

“Namun sejak Kemendagri menyalurkan ribuan blangko ke sejumlah, proses pembuatan e ktp bisa lebih cepat dari sebelumnya, ditargetkan setelah melakukan perekaman, 5 hari sudah bisa diambil,” kata tami kepada RRI Sabtu (17/10/20)

Menanggapi masih adanya  ribuan lebih warga yang belum memiliki fisik data kependudukan, Kepala Disdukcapil Palangka Raya Afendi optimis, target tersebut dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan pilkada serentak Bulan Desember 2020. Pihaknyasaat saat ini gencar melakukan jemput bola perekaman ke daerah permukiman padat penduduk yang di 5 Kecamatan Kota Palangka Raya, Pahandut, Jekan Raya, Sebangau, Bukit Batu Dan Rakumpit, tujuannya warga mendapatkan hak pilih, minimal menggunakan surat keterangan.

“Kami seminggu bisa 3 kali di daerah yang memang banyak warganya belum memiliki e ktp. Dari jumlah 30 ribu sebelumnya, tunggakan sekarang sisa 17 ribu, ini merupakan akumulasi sejak tahun 2015, dan yakin bisa kami atasi dengan cepat,” kata Fendi.

Untuk itu ia meminta dukungan dari kementerian dalam negeri, agar lebih banyak lagi menyuplai blangko e ktp, sehingga program perekaman serta pembuatan fisik e ktp dapat tuntas sesuai target

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00