Masih Tingginya Tunggakan EKTP

KBRN, Palangka Raya : Di kota Palangka Raya masih ada warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (EKTP) dan masih ada tunggakan perekaman EKTP. 

"Bedasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wajib EKTP di Kota Palangka Raya di lima Kecamatan sebanyak 192.756 jiwa, sedangkan yang sudah melakukan perekaman 164.397 orang, belum perekaman 28.359 orang, sementara yang sudah tercetak EKTPnya 175.566 EKTP, yang belum memiliki EKTP 17.190 orang,"kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Palangka Raya, Afendi, Selasa (13/10/2020). 

Dijelaskan,  untuk mengejar tunggakan EKTP yang belum terakomodir, akan dilakukan jemput bola, sehingga warga akan terbantu untuk mau membuat EKTP.

"peraturannya kan, Warga Negara Indonesia (WNI) wajib memiliki EKTP, dan kegunaan EKTP sangat banyak diantaranya untuk melakukan transaksi, maupun menjadi persyaratan administrasi, dan lain-lain,"pungkasnya.

Sementara, menurut Bawaslu Kalteng, Satriadi, berdasarkan pangawasan dilapangan masih ada warga yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang didata oleh KPU Provinsi Kalteng, sebelum ditetapkan jadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dihimbau KPU dan Disdukcapil saling bersinergi agar dapat mengakomodir seluruh warga masuk dalam DPT.

"Kita harapkan KPU dan Disdukcapil saling kerjasamalah untuk mencapai seluruh warga agar masuk dalam DPT pada pemilihan kepala daerah Pilkada 2020,"tutupnya.

Untuk mendapatkan EKTP tidaklah susah saat ini, karena sudah ada alat diberi Pemerintah pusat kepada Disdukcapil yaitu mesin ADM untuk pembuatan EKTP, tujuannya agar pencapaian target EKTP dapat tercapai, saat ini hanya tinggal membuat strategi bagaimana seluruh warga terkafer dapat memiliki EKTP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00