Belum Ada, Usulan Penempatan Transmigrasi Di Kalteng

KBRN,Palangka Raya : Isu meluas yang saat ini terjadi terkait penempatan Transmigrasi di Kalimantan Tengah untuk Wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau pada tahun 2021 mendatang, sebanyak 20.00 KK di Klarifikasi Kepala Dinas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah Syahril Tarigan.

Kepada media cetak dan elektronik selasa siang (22/09/20) di Ruang Kerjanya di Palangka Raya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah Syahril Tarigan dalam Konfrensi Presnya menyampaikan, saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari Kabupaten yang akan melakukan usulan penempatan transmigrasi.Dan hal inipun tidak ada kaitannya dengan rencana Pemerintah Prov Kalteng dalam program Food Estate untuk mengadakan transmigrasi di Kalteng.Terkait Program Ketahanan Pangan.

Bila nantinya kegiatan Transmigrasi dilakukan,hal tersebut menjadi kewenganan masing-masing Kabupaten yang mengusulkannya,dan langsung disampaikan kepada Pemerintah Pusat sebagai solusi penambahan tenaga kerja dan tidak melalui Pemerintah Provinsi.Kalteng.

” Ada ataupun tidak adanya program Transmigrasi tergantung dari ada atau tidak adanya usulan dari Kabupaten atau Kota,” Kata Syahril Tarigan

Syahril Tarigan menyatakan, ia tidak dapat menjawab apakah Kalteng memerlukan program Transmigrasi tersebut,karena sampai saat ini belum ada usulan terkait masalah transmigrasi yang dimaksud.Apalagi terkait adanya pendaftaran bahwa Kalimantan Tengah memerlukan tenaga Transmigrasi.

Saat ini persoalan transmigrasi di Provinsi Kalimantan Tengah kerap menimbulkan konflik berkepanjangan, khususnya terkait persoalan sengketa lahan usaha di Unit Permukiman Transmigrasi tersebut.Seperti yang terjadi di Anjir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), yang sangat potensial memicu konflik horizontal antarwarga hal ini akibat belum tuntasnya penetapan dan pembagian lahan usaha dua (LU-II) bagi warga transmigrasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00