Pencurian Rumah Kosong Marak, Siskamling Perlu digalakkan Kembali

KBRN, Palangka Raya : Pencurian di rumah kosong belakangan mulai marak terjadi di Palangka raya. Deretan kasus pembobolan rumah yang ditinggal penghuninya kini semakin meresahkan warga kota cantik.

Kepada RRI, seorang pengamat hukum Kota Palangka raya Parlin Hutabarat, Senin (21/09/2020) mengungkap, dengan munculnya berbagai  kasus pencurian ini, maka perlu digalakkan kembali adanya siskamling atau sistem keamanan lingkungan. Upaya ini sebagai bentuk proteksi dini dan mandiri dari tataran masyarakat untuk menjaga lingungannya. Selain itu, Parlin juga menambahkan perlu juga adanya call centre atau pusat pengaduan melalui teknologi digital dan juga komunikasi seperti nomer telepon yang dibuka 24 jam. Tujuannya untuk membuka seluas- luasnya pengaduan masyarakat yang menemukan gelagat atau kasus pencurian rumah kosong di ekitarnya . Call centre ini akan sangat memudahkan aparat bertindaksecara reaktif dan cepat tanggap. Khususnya di saat darurat ketika pencurian sudah mulai memunculkan gangguan kriminalitas. Sementara untuk pemasangan CCTV, Parlin justru menilai  upaya ini tidaklah efektif.

“ Karena tidak mencegah dan menutup peluang terjadinya kejahatan. CCTV juga dipandang sebagai alat yang tak  mampu melakukan penindakan tehradap aksi pencurian,” jelasnya.

Pencurian, rumah kosong pada akhirnya menuntut kesiagaan dan sikap waspada masyarakat dam aparat mencegah kejahatan ini. Langkah antisipasi dan pencegahan dinilai menjadi kunci utama untuk meredam kasus pencurian semakin melonjak. (NATA).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00