Dukung Food Estate, Kongres DAS Juga Inginkan Kapolda dan Danrem Asli Dayak Kalteng

KBRN, Palangka Raya : Penyelenggaraan Kongres Masyarakat Dayak Lintas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah 2020 berjalan hingga tanggal 19 September mendatang. 

Ribuan perwakilan dari masing-masing desa daerah DAS, berkumpul guna menyamakan persepsi agar Suku Dayak di Bumi Tambun Bungai bisa lebih sejahtera.

Menurut Sekretaris Panitia Kongres, Abi Abdianor, salah satu poin yang ingin disepakati bersama yakni keterwakilan masyarakat lokal dalam setiap program dari pemerintah pusat, selain dalam Food Estate di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, juga penunjukan jenderal Polri dan TNI dari warga asli Dayak.

Untuk mewujudkan hal tersebut lanjut Abi, pemerintah pusat bisa memberikan jatah dan peluang lebih banyak untuk putra asli Dayak DAS Kalteng agar bisa menduduki jabatan Kapolda maupun Danrem dengan memprioritaskan pemuda dan pemudi dalam perekrutan perwira TNI atau Polri.

"Tetapi apa yang mau kita paksakan, misalnya ingin orang Kalimantan Tengah. Ternyata di sumber SDM belum ada. Jenderal tidak ada orang Kalimantan Tengah. Kita tidak memiliki jendral, setelah Arjunan Walan, Bertolomeus Pijad. Nah kita mau ada harga tawar khusus dari Kalteng, misalnya ada jatah dalam penerimaan," tambah Abi, Jumat (18/9/20).

Sementara itu di tempat terpisah, hal senada diungkapkan oleh Tokoh Muda Adat dari DAS Barito, Ingkit Djaper. Kepada RRI, Ingkit mendukung salah satu poin yang telah disampaikan oleh sekretaris panitia tersebut, karena ini menyangkut pengakuan dari pemerintah pusat atas keberadaan masyarakat Dayak DAS di Kalteng.

Ingkit pun berharap, poin ini akan menjadi salah satu yang akan dibahas dalam kongres dan bisa masuk dalam kesimpulan yang akan disampaikan di akhir kegiatan.

"Artinya, inilah yang sebenarnya ingin kita tekankan dalam pelaksanaan kongres ini. Jadi masyarakat Dayak dari pihak-pihak manapun  jangan apriori dahulu terhadap kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini," pungkasnya. 

Penyelenggaraan kongres besar ini sebelumnya dibuka oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dihadiri oleh Anggota DPR RI Agustiar Sabran, Kamis malam.

Dalam sambutannya, gubernur menyebut, masyarakat Dayak memiliki rasa nasional yang tinggi dan semangat berkebangsaan dalam satu kebangsaan yang utuh. Sehingga, tidak perlu diragukan lagi bahwa masyarakat Dayak mendarmabaktikan semua hal terbaik untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00