Dukung Perwali Prokes, Pedagang Pasar Besar Bentuk Satgas Internal

KBRN, Palangka Raya : Penerapan sanksi protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2020, menyasar ke semua element masyarakat, tidak terkecuali pedagang dan pengunjung di Pasar Besar Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. 

Kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari pemerintah ini ternyata didukung penuh oleh pedagang. Salah satunya Yanto, pedagang sembako, yang merupakan warga Jalan Haji Ikap, Palangka Raya. 

Kepada RRI, Yanto menilai, penerapan sanksi kepada para pelanggar sangatlah efektif mengurangi penularan virus ketimbang harus menutup pasar, karena wilayah Pasar Besar merupakan pusat ekonomi masyarakat dan menjadi satu-satunya sumber pendapatan bagi para pedagang, termasuk dirinya. 

Namun, Yanto berpendapat, denda sosial seperti menyapu atau membersihkan fasilitas umum, lebih baik ketimbang sanksi berupa uang, karena tidak akan memberikan efek jera.

"Kalau dendanya tu agak keberatan sedikit. Tapi kami memperhatikan juga supaya jangan didenda. Maksutnya supaya jangan didenda, kami harus pakai masker juga," tambah Yanto, Rabu (16/9/20).

Sementara itu, Ketua Pengelola Pasar Besar Palangka Raya, Hamidan kepada RRI menyebut, dukungan pedagang terhadap Perwali Prokes, dibuktikan dengan terbentuknya Satgas Internal Prokes pada tanggal 26 Juni lalu. 

Menurut Hamidan, fungsi dari satgas tersebut untuk membantu pemerintah dalam mengingatkan pengunjung maupun pedagang agar selalu menggunakan masker serta menjaga jarak ketika berada di lingkungan pasar besar. 

"Iya memang sudah kita bentuk, ada yang lima orang, ada yang tiga orang satgas. Ya kalau kebanyakan mereka sangat mendukung. Tapi sebagian adalah, biasa komentar miring. Namun,  demi tegaknya peraturan di Kota Palangka Raya, pedagang pada umumnya semua mendukung," pungkasnya. 

Hamidan menambahkan, perbedaan antara sebelum dan sesudah Perwali diterapkan sangatlah terlihat, terutama bagi pedagang yang awalnya enggan menerapkan prokes, saat ini sudah mulai menggunakan masker serta menjaga jarak. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00