Operasi Yustisi Satgas Pemko Palangka Raya Menjaring 49 pengguna Jalan yang Abaikan Prokes

KBRN,Palangka Raya : Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya sejak hari pertama penerapan perwali no 26 tahun 2020 protokol kesehatan-prokes, dengan menggelar operasi Yustisi di berbagai tempat seperti Pasar Rajawali,Jalan Yos Sudarso hingga Depan Kantor Polsek Pahandut Palangka Raya.

Saat operasi Yustisi di Jalan Yos Sudarso Palangka Raya selasa (16/09/20) Wakil Walikota Palangka Raya Hj.Umi Mastikah yang juga turun lapangan kepada rri menyampaikan sejak diumumkan dan disyahkan nya perwali maka di jaring kembali 49 orang mendapatkan sanksi sosial dan 2 orang sanksi denda, sebelumnya juga telah terjaring di Pasat Rajawali warga Kota Palangka Raya yang tidak menggunakan marker atau menerapkan prokes 10 orang mendapatkan teguran lisan,34 orang mendapatkan teguran tertulis dan 6 orang mendapatkan sanksi administrasi .

”Kebanyakan yang terjaring memang usia produktif namun kesadaran warga Kota Palangka Raya saat ini telah baik dalam kesadaran penggunaan masker atau penerapan prokes,” kata Umi Mastikah.

Sementara itu Tendri salah satu pelanggar prokes yang terjaring razia mengatakan, ia sengaja tidak menggunakan masker karena telah menggunakan helm tertutup bila ditambah masker akan sulit bernapas.Meski demikian, ia menyadari telah melanggar prokes dan mengharapkan kejadian yang menimpanya tidak pula turut dirasakan para generasi muda Kota Palangka Raya.

” Ia saya sadar bersalah tidak menerapkan protokol kesehatan dan tidak berharap hal ini kembali terjadi,” ungkap Tendri

Lain hal yang disampai salah seorang mahasiswa UPR asal mandomai Umi, ia memilih menerima sanksi sosial dari pada denda akibat kelalaiannya ingin mencari makan namun tidak menggunakan masker.

”Ia  memang ini kesalahan saya saja yang kurang taat prokes karena Pemko telah memberikan himbauan,” jelas Umi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00