Universitas Muhamadiyah Palangka Raya Dapat Dana Hibah Pengembangan Belajar Daring Dan Digital

KBRN, Palangka Raya : Untuk memaksimalkan sistem belajar daring di masa pandemi covid 19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong seluruh Lembaga Pendidikan di berbagai tingkatan, dapat menemukan terobosan baru, agar pembelajaran sampai kepada peserta didik secara efektif dan efisien, salah satu yang mendapat apresiasi dan mendapat bantuan dan ahibah terkait pengembangan metode belajar daring adalah, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah (UM) Palangka Raya.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi  Junaidi,SH,M.Ikom Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah (UM) Palangka Raya, kepada RRI Rabu (16/9/2020), mengatakan, Fisipol menerima tiga program dana hibah, untuk mengembangkan inovasi-inovasi layanan pendidikannya terhadap mahasiswa.

“Ketiga program dana hibah itu, dua dialokasikan untuk pengembangan modul pembelajaran dalam jaringan (daring), satu untuk pengembangan inovasi pembelajaran digital,” Kata Dosen sekaligus Pengurus SMSI yang aktif mengikuti berbagai organisasi

Ia menjelaskan, kepercayaan Kemendikbud memberikan dana hibah, diawali dari upaya internal Fisipol UM Palangka Raya dalam mengembangkan konsep-konsep pembelajaran secara online kepada mahasiswa. Sejumlah terobosan dan ujicoba untuk menyusun konsep pembelajaran daring yang efektif beserta pencapaiannya mampu diterapkan yang kemudian disusun sebagai proposal dan diajukan ke Kemendikbud, karena seiring wabah covid 19 pembelajaran tidak tatap muka, maka kemendikbud membuka program dana hibah bagi perguruan tinggi se-Indonesia.

Sementara itu, Kemendikbud sebelumnya telah menetapkan syarat mendasar perguruan tinggi calon penerima dana hibah ini antara lain memiliki program studi (Prodi) dengan akreditasi “A”.

Syarat utama tersebut telah dipenuhi Fisipol UM Palangka Raya yang memiliki dua prodi berakreditasi A, yakni Administrasi Negara dan terbaru diperoleh MAP.

Junai berharap, suport Kemendikbud melalui dana hibah, dapat menambah sarana pembelajaran UM Palangka Raya di tengah wabah covid 19 yang tak menentu kapan berakhir, dan  tetap mempertahankan predikat sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta terbaik di Pulau Kalimantan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00