Kawasan Kumuh Di Palangka Raya Berkurang

KBRN, Palangka Raya : Penataan kawasan kumuh di Palangka Raya menjadi fokus utama, pasalnya dari total 150 hektar lebih, tersisa tinggal 15 persen akan dituntaskan tahun 2020

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, Imbang Triatmadji mengatakan, pihaknya bersama kelompok kerja telah melakukan pembenahan berdasarkan syarat yang diminta pemerintah pusat, salah satunya pengelolaan masalah sampah di kecamatan pahandut seberang, hasilnya secara perlahan kawasan tersebut mampu mengelola sampah dengan baik

"Banyak kita jumpai di kawasan padat penduduk yang dikategorikan kumuh, seperti permasalahan sampah, masalah sanitasi, masalah air minum, masalah jalan dan drainase, semua menjadi satu, padahal kawasan itu rawan terjadi musibah kebakaran, dan berkembangnya penyakit DBD," ucapnya Kamis (13/8/2020)

Imbang optimis, tim pokja program kotaku tanpa kumuh (Kotaku), dapat melaksanakan tugas dengan baik, salah satunya pemetaan di kawasan Pahandut seberang, sebab menjadi fokus penanganan dan perhatian, apalagi  sanitasi di daerah tersebut masih rentan terjadi pencemaran. Begitu juga masalah air minum, warga di kawasan kumuh, masih mengandalkan air sungai sekitar, untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara itu, beberapa kawasan kumuh di Palangka Raya sudah bisa tertangani dengan baik, semuanya tak terlepas dari dukungan anggaran pemerintah pusat,  dan daerah, sehingga pada saatnya nanti, kategori wilayah kawasan kumuh akan dicoret atau dihilangkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00