Mahasiswa UPR dan Institut Pertanian Bogor Belajar Tangani Karhutla di Kelurahan Bukit Tunggal

KBRN, Palangka Raya : Puluhan mahasiswa dari Universitas Palangka Raya (UPR) terjun langsung ke sejumlah RT di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, dalam rangka mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang kedua dengan mengambil tema kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan ketahanan pangan, selama Covid-19. 

Menurut Lurah Bukit Tunggal, Heri Pauzi kepada RRI, para mahasiswa KKN tersebut akan dibagi ke masing-masing RT, dengan tujuan melihat lebih dekat proses penanganan karhutla dan langkah-langkah yang dilakukan oleh masyarakat, dalam menyediakan pangan selama pandemi. Sehingga, hasil dari penelitian yang dituangkan ke dalam tugas akhir ini nantinya, bisa sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Heri juga mengakui, pihaknya tidak hanya menerima mahasiswa dari UPR saja, namun beberapa dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Negeri Semarang, masing-masing sebanyak dua orang mahasiswa yang memang berdomisili di Palangka Raya namun karena pandemi Covid-19, terpaksa menyelesaikan tugas akhir dari daerah asal. 

"Saya mengharapkan, ketika berada di masyarakat, mahasiswa-mahasiswa ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, bisa membantu pemerintah kota dalam mengurangi penyebaran Covid-19," tambah Heri, Rabu (12/8/20).

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UPR di Kelurahan Bukit Tunggal I, Romiati menjelaskan, pada KKN periode pertama, tidak ada kegiatan turun ke lapangan. Kemudian, mahasiswa yang mengikuti pada gelombang kedua, dilakukan secara semi online dan terjun ke lapangan selama satu bulan sampai dengan 7 September dengan wilayah kerja di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulangpisau.

"Kita berharap, sudah waktunya semua mahasiswa KKN UPR, bisa memberikan kotribusi nyata kepada masyarakat, sebagai modal memasuki dunia kerja sesungguhnya setelah dinyatakan lulus perkuliahan," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00