Pengakuan Driver Ojol : Jaga-Jaga, Ojol Makin Rajin Semprot Motor

KBRN, Palangka Raya : Pandemi covid 19 kini telah memukul telak dunia perekonomian yang kini terlihat lebih lesu dan layu. Termasuk dalam dunia usaha ojek on line yang dirasa ada penurunan penumpang di masa pandemic ini.

Kepada RRI, salah satu pengojek on line, Kota Palangka Raya, Arif , Selasa (11/08/2020) mengungkap, memang diakui ada sejumlah penurunan order ojek antar jemput dan pengantaran semenjak pandemic covid 19 merebak. Namun demikian, harus diakui pula ada peningkatan bagi orderan pengiriman paket barang, dan makanan. Ini terjadi akibat kondisi masyarakat yang berfikir dua kali untuk berpergian dan menyewa ojek on line. Namun di satu sisi, transaksi ekonomi masyarakat yang beralih ke sector on line dan daring berimbas pada meningkatnya orderan pengiriman paket dan barang di Kalteng. Arif mengungkap, perusahaan tempatnya bernaung juga sudah mengeluarkan kebijakan kesehatan selama pandemic covid 19 ini. Dengan tujuan proses dan aktivitas pelayanan ojek on line tidak menimbulkan penyebaran covid 19 semakin meluas. Diantaranya dengan melakukan penyemprotan terhadap sepeda motor yang akan dipakai untuk bertugas. Penyemprotan dilakukan seminggu sekali oleh para pengojek.

“Selain itu perusahaan juga menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker bagi pengojek selama bertugas dan juga mematuhi aturan lalu lintas dengan baik dan benar. Hal lainnya adalah mengenakan sarung tangan dan kaus kaki agar dapat mengurangi resiko penyebaran covid 19,” jelasnya. (NATA).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00