Gilang Bungkus Ditangkap Tim Gabungan di Kapuas

KBRN, Palangka Raya: Nama Gilang Bungkus viral sejak kasus fetish kain jarik bungkus ramai dibahas di media sosial. Terduga pelaku fetish pocong bungkus tersebut akhirnya ditangkap Tim Gabungan Polrestabes Surabaya bersama Satuan Reskrim Polres Kapuas Jajaran Polda Kalteng di Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan bahwa Gilang ditangkap di Jalan Tjilik Riwut Gang 6 Handel Selamat Kelurahan Selat.

"Pelaku akan dikenakan Pasal 29 jo 45b UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE dan pasal 2 (1), (2) UU TPPU Pasal 335 KUHPidana," tutur Kabid Humas Polda Kalteng, Jum'at (7/8/2020). 

Kasus yang menghebohkan dunia maya berawal saat Gilang menyuruh korbannya tidur terlentang dengan bandan dibungkus dengan kain jarik. Gilang beralasan sedang melakukan riset atau penelitian di kampusnya.

Setelah berhasil menangkap pelaku yang merupakan mahasiswa di Surabaya, tim gabungan langsung membawa Gilang ke RSUD Kapuas untuk dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif.

Gilang Bungkus selanjutnya dibawa Penyidik Polrestabes Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut untuk kasus fetish kain jarik. Untuk diketahui, istilah fetish biasanya digunakan untuk menunjukkan dorongan seksual yang ditujukan kepada benda-benda milik jenis kelamin berlawanan. Melalui benda non-seksual, benda mati atau bagian dari tubuh seseorang, orang-orang fetisisme mendapatkan kenikmatan seksual.

Dalam kasus fetish kain jarik, Gilang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korbannya yang semuanya laki-laki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00