Pembangunan Menara 17 Lantai Milik Bank Kalteng Masih Terkendala Perda Legislasi Keuangan

KBRN, Palangka Raya : Rencana pembangunan Menara Bank Kalimantan Tengah (Kalteng) setinggi 17 lantai di area Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan lahan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Provinsi Kalteng dekat Bundaran Besar Palangka Raya, hingga kini masih terkendala pada proses pengajuan Peraturan Daerah (Perda) Legislasi Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) pemerintah provinsi. Padahal, desain dari menara tersebut telah dibuat dengan memadukan arsitektur modern dan kearifan lokal.

Direktur Bank Kalteng, Diasmono Rachmadi kepada RRI mengatakan, rencana itu sebenarnya telah didukung penuh oleh anggota DPRD Kalteng karena menara tersebut akan digunakan sebagai kantor Bank Kalteng yang baru, mengingat yang ada saat ini sudah tidak representatif.

Selain itu Diasmono mengakui, menara ini nantinya juga akan ditempati oleh sejumlah perusahaan swasta, bahkan beberapa bagiannya bisa digunakan untuk pusat perbelanjaan seperti mall, mengingat bangunan yang sangat tinggi dan luas.

"Menara itu kita bangun, jadi Bank Kalteng 17 lantai. Sebanyak 7 lantai kita pakai. Sisanya, kita sewa untuk siapa saja yang ingin berkantor di Kalteng. Di bawah itu nanti ada mall, ada tempat hiburan juga," tambah Diasmono.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering ketika dikonfirmasi membenarkan kendala pembangunan berada di pemprov. Ia menjelaskan, supaya segera terwujud, harus dituntaskan masalah hibah aset dan penambahan modal perusahaan daerah dan proses legislasi Bakeuda dan pihaknya tetap menunggu hal tersebut

"Kendala kita hanya itu. Padahal pembangunan ini sangat bagus.  Informasi sementara, bulan Juli proses akan segera dilakukan oleh pemprov. Diharapkan, ke depan dengan adanya menara baru tersebut, bisa menjadi salah satu ikon baru kota Palangka Raya bahkan Kalteng," katanya, Minggu (12/7/20).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00